Suara.com - Calon peserta didik baru (CPDB) jenjang SMA/SMK Sederajat yang ingin mendaftar di wilayah Jawa Barat dianjurkan untuk selalu update informasi terkait PPDB Jabar 2023. Diketahui, saat ini PPDB Jabar 2023 sedang dibuka untuk tahap 2. Berikut ini informasi seputar jadwal PPDB Jabar tahap 2.
Siswa pendaftar PPDB SMA tahap 2 dapat mendaftarkan diri pada jalur zonasi. Sementara itu, untuk jenjang SMK pada tahap 2 dibuka jalur prestasi nilai rapor umum.
Sehubungan dengan diterbitkan surat keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan juga Menteri PANRB terkait libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Adha 1444 H, jadwal PPDB Jabar 2023 tahap 2 mengalami penyesuaian.
Hal ini sesuai dengan keputusan Gubernur Jawa Barat No 12962/02.03/SEKRE yang resmi mengatur tentang standar operasional prosedur PPDB Jawa Barat tahun 2023. Melansir dari laman resmi PPDB Provinsi Jabar, diumumkan bahwa PPDB tahap 2 jalur zonasi untuk jenjang SMA serta jalur prestasi nilai rapor umum, berubah.
Pada awalnya, calon peserta didik baru bisa mendaftarkan diri pada jalur zonasi mulai tanggal 26 hingga 30 Juni 2023. Kemudian, pemerintah kembali menetapkan tanggal 29 Juni 2023 merupakan Hari Raya Idul Adha 1444 H. Dengan begitu, jadwal PPDB Jabar 2023 kembali diubah menjadi tanggal 26, 27, 28 dan juga 30 Juni 2023.
Adapun perubahan kedua pada jadwal PPDB Jawa Barat tersebut mengalami perpanjangan waktu. Pada jadwal terbaru kali ini, pendaftaran PPDB Jabar tahap 2 dibuka mulai tanggal 26 dan 27 Juni 2023 kemudian dilanjutkan lagi pada tanggal 3 dan 4 Juli 2023.
Khusus untuk pendaftar SMK jalur prestasi nilai rapor umum, tes minat dan juha bakat dapat dilakukan bersamaan dengan pendaftaran. Selama libur serta cuti bersama, pendaftaran online dapat dilakukan secara mandiri. Artinya, para calon peserta didik baru bisa mendaftarkan diri secara personal lewat situs disdik.jabarprov.id atau s.id/jabarsuperaps.
Kemudian pada proses verifikasi atau penanganan terkait masalah PPDB Jabar 2023 baru akan kami layani selesai libur cuti bersama, tepatnya pada tanggal 3 Juli 2023. Perlu diingat, pemilihan jalur zonasi untuk jenjang SMA mempertimbangkan jarak domisili ke sekolah serta batas kuota.
Jika pada tahap seleksi batas kuota ada calon pendaftar dengan jarak domisili ke sekolah yang sama, maka seleksi berupa usia akan disertakan. Jadi, calon siswa dengan usia lebih tua mendapat peluang yang besar untuk masuk ke sekolah tujuan.
Baca Juga: Siap-siap Mendaftar Sekolah Baru, Ini Link PPDB DKI Jakarta 2023
Dengan demikian, Dinas Pendidikan Jawa Barat menetapkan jika pendaftar pada jalur zonasi harus mempunyai dua tujuan sekolah, pertama di sekolah SMA negeri dan yang kedua SMA swasta.
Dengan adanya perubahan terbaru di dalam jadwal PPDB Jabar 2023 tahap 2, maka calon peserta didik mempunyai waktu yang lebih panjang untuk dapat mendaftar dan bisa menikmati libur Idul Adha dengan tenang.
Demikian informasi terkait jadwal PPDB Jabar tahap 2 yang mengalami penyesuaian. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok