Suara.com - Dua wanita kembar Rihana dan Rihani (34) akhirnya ditangkap oleh pihak Resmob Polda Metro Jaya pada Selasa, (04/07/2023) kemarin di M Town Residence Gading Serpong, Jakarta setelah menjadi buronan. Penangkapan Rihana Rihani ini berlangsung damai dan keduanya kooperatif saat digiring ke Polda Metro Jaya.
Pencarian si kembar Rihana Rhani ini pun berakhir dan proses hukum yang harus dijalani oleh keduanya akan segera dilakukan.
Berdasarkan hasil investigasi pihak Polda Metro Jaya, penipuan serta penggelapan uang yang dilakukan oleh si kembar ini totalnya mencapai Rp 35 miliar. Polisi pun mengungkap metode penipuan yang dilakukan oleh si kembar ini menggunakan skema Ponzi.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, informasi yang diterima dari para korban, modus penipuannya seperti skema Ponzi ya," ungkap Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (04/07/2023) kemarin.
Skema ponzi ini sendiri kerap kali digunakan oleh sekelompok orang yang bertujuan untuk menipu hingga menggelapkan uang orang lain sampai banyak orang tertipu dan terkecoh.
Lalu, seperti apa skema ponzi ini sebenarnya? Simak inilah selengkapnya.
Skema ponzi merupakan modus dengan metode investasi palsu. Para pelaku yang memakai skema Ponzi ini menjanjikan keuntungan kepada investor yang menginvestasikan uang kepada mereka.
Sayangnya, investasi bodong tersebut bukanlah hasil dari bunga investasi tersebut, melainkan perputaran dari uang para investor.
Tak hanya itu, skema Ponzi ini biasanya akan menjanjikan keuntungan besar. Skema Ponzi yang dilakukan oleh Si Kembar ini dengan membuat kelompok investor yang berminat membeli ponsel iPhone dengan harga murah. Penipuan ini pun dilakukan dengan memberikan penawaran harga murah di awal investasi.
Baca Juga: Parah! Tak Cuma Orang Lain Kena Tipu, Si Kembar Rihana Rihani juga Tega Kibuli Keluarga
Harga ponsel yang diberikan pun jauh di bawah pasaran. Terlebih lagi, Rihana Rihani memberikan banyak testimoni dari para investornya. Sistem pre-order yang dilakukan si kembar ini pun membuat para investor harus menyetorkan uang mereka ke Rihana Rihani sebelum mendapatkan iPhone tersebut.
Uang investor yang sudah dikumpulkan oleh Rihana Rihani ini lalu digelapkan hingga mencapai Rp 35 miliar. Para korban akhirnya mencari keberadaan Rihana Rihani setelah sempat hilang selama hampir dua bulan. Laporan pun diajukan ke Polda Metro Jaya untuk memburu Rihana Rihani.
Setelah laporan diproses, pemburuan kepolisian pun dilakukan hingga mencari orang orang terdekat Rihana Rihani. Setelah satu bulan buron, akhirnya si kembar ditangkap dan akan segera diadili.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Parah! Tak Cuma Orang Lain Kena Tipu, Si Kembar Rihana Rihani juga Tega Kibuli Keluarga
-
Geramnya Para Korban Ke Rihana Dan Rihani, Minta Kerugian Segera Dikembalikan: Utang Ya Utang, Dipenjara Bukan Alasan!
-
Selama DPO, Ini Lokasi-lokasi yang Jadi Tempat Tinggal Si Kembar Rihana dan Rihani
-
Kenang Impiannya di Bali, Jessica Iskandar Kini Kembali ke Jakarta Setelah Sempat Ngaku Bangkrut
-
Tersangka Penipuan Iphone si Kembar Rihana-Rihani Akhirnya Tertangkap
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper
-
Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia
-
Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah
-
Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta
-
Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran
-
Solusi Budget Tipis! Cek Tahun Daihatsu Xenia Bekas di Bawah 100 Juta yang Masih Layak Pinang
-
Kejagung: Status Tersangka Febrie Adriansyah Tetap Berlaku Meski Penyidikan Diambil Alih
-
Hino Perkuat Jaringan Logistik Jawa Timur dengan Dealer Baru di Banyuwangi
-
Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom
-
4 Inspirasi OOTD Y2K Summer Style ala Asa BABYMONSTER yang Playful Abis!