Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PPP, Arwani Thomafi mengatakan bahwa para partai politik pendukung mulai menyiapkan pembentukan struktur tim pemenangan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Hal itu disampaikan Arwani usai pihaknya melakukan rapat koordinasi bersama elite PDIP, Perindo hingga unsur relawan Ganjar di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/7/2023).
"(Rapat) iya salah satunya menyiapkan itu (struktur tim pemenangan), jadi kami dari parpol tentu akan sampaikan usulan nama-nama yang akan ditugaskan di tim kampanye nasional dan juga nanti akan bersama-sama di tim relawan," kata Arwani dalam konferensi pers di lokasi.
Ia mengatakan, nantinya akan ada rapat lanjutan pada Senin pekan depan. Nantinya dalam rapat lanjutan tersebut masing-masing partai akan mengusulkan nama kadernya untuk masuk struktur tim pemenangan.
"InsyaAllah pertemuan selanjutnya hari Senin, ya, nanti akan setiap parpol nanti akan sampaikan usulan nama-nama itu," tuturnya.
Lebih lanjut, saat ditanya soal nama eks Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang digadang-gadang akan jadi ketua Tim Pemenangan Ganjar, Arwani hanya menjawab secara diplomatis.
"Hari Senin setidaknya nanti ada perkembangan ya, apakah nanti akan secara keseluruhan atau kita sampaikan sementara usulan-usulan dari parpol," pungkasnya.
Rapat Pertemuan
Sebelumnya, jajaran elite PDI Perjuangan, PPP, Partai Perindo hingga unsur relawan yang mendukung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (bacapres) menggelar rapat pertemuan di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/7/2023).
Baca Juga: Hadi Tjahjanto Jadi Sosok Potensial Cawapres Ganjar Pranowo, Ini Tantangan yang Harus Dihadapi
Pertemuan tersebut dilakukan sejak pukul 10.00 WIB, tampak sejumlah tokoh datang dalam pertemuan tersebut. PDIP diwakili Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, Wakil Sekretaris TKRPP PDIP Rizky Aprilia.
Untuk PPP diwakili oleh Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi hingga Bendahara Umum DPP PPP Arya Permana. Sementara Perindo diwakil Sekjen Perindo Ahmad Rofiq hingga Wakil Ketua Umum Perindo Syahfril Nasution.
Pertemuan sendiri digelar secara tertutup sampai pukul 13.00 WIB dan diakhiri makan siang bersama.
Usai pertemuan, Arwani menjelaskan, bahwa pertemuan ini sebagai langkah awal pengenalan atau ta'aruf.
"Alhamdulillah Hari ini dimulai jam 10 pagi tadi, kami dari DPP partai persatuan pembangunan bersama-sama dengan DPP PDI perjuangan, DPP Perindo, dan tim relawan melaksanakan koordinasi pemenangan capres Ganjar Pranowo di mulai tentu dengan masing-masing saling memperkenalkan diri sebagai langkah awal ta'aruf antar partai politik pengusung pencapresan Ganjar Pranowo," kata Arwani dalam konferensi persnya.
Menurutnya, semua parpol hari ini terus berkomitmen memenangkan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Ia mengatakan, apa yang telah dibangun Presiden Jokowi harus dilanjutkan oleh Ganjar.
Berita Terkait
-
Jubir Anies Baswedan Soal Renovasi JIS: Orkestrasi Pertunjukan, Seolah-olah JIS itu Bermasalah dari Dulu
-
Pamer Foto Lawas Bareng Ayah, Ganjar Pranowo Ngaku Bangga Jadi Anak Polisi
-
Elite PDIP, PPP Hingga Perindo Kumpul Lakukan Rapat, Bahas Strategi Besar Pemenangan Ganjar di 2024
-
Oalah, Ternyata Ini! Pengamat Bongkar Penyebab Ridwan Kamil Sulit Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
-
Potensi Ridwan Kamil Jadi Cawapres Ganjar Pranowo Makin Kuat, Pengamat: Kompetitor Serius Sandiaga Uno
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?