Rutin melakukan teknik relaksasi, seperti pilates, meditasi, dan yoga, bisa membantu menghilangkan perhatian Anda terhadap rasa nyeri dan ketidaknyamanan saat haid. Bahkan, beberapa pose relaksasi juga dapat meredakan nyeri punggung, lho.
6. Lakukan Olahraga
Haid bukan merupakan kendala untuk Anda tidak berolahraga. Malahan Anda dianjurkan untuk tetap aktif secara fisik karena dapat membantu mengurangi rasa sakit dan kram di perut saat haid. Bahkan sebuah penelitian telah membuktikan jika wanita yang rutin berolahraga kurang lebih 30 menit selama 3 hari dalam satu minggu dapat mengalami perbaikan gejala terhadap nyeri haid.
7. Konsumsi Obat Pereda Nyeri Haid
Jika beberapa cara di atas telah Anda lakukan, namun nyeri haid yang dialami tak kunjung reda, cobalah konsumsi obat pereda nyeri. Adapun obat yang dianjurkan yaitu ibuprofen atau paracetamol, yang dijual bebas di pasaran. Obat dengan kandungan hyoscine butylbromide juga biasa digunakan sebagai pereda nyeri haid. Akan tetapi, obat ini hanya bisa didapatkan melalui resep dokter.
Nah itulah tadi beberapa cara meredakan nyeri haid yang bisa Anda lakukan. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Siklus Haid Berantakan? Bisa Jadi Ada Gangguan Kualitas Sel Telur di Dalam Rahim
-
Perempuan Sehat Bisa Haid 300-400 Kali Dalam Hidupnya, Kamu Berapa?
-
Sering Minum Air Dingin dan Soda Bisa Buat Menstruasi Terhambat, Mitos atau Fakta? Dokter Ungkap Kebenarannya
-
Perut Membesar Menjelang Haid, Normal atau Tidak? Ternyata Faktor Ini yang Bikin Mendadak Buncit
-
Lina Mukherjee Haid Pertama Kali di Hutan saat Usia 12 Tahun, Pakai Pembalut Terbalik hingga Mendadak Waxing Area Intim
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
-
Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik
-
Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan
-
KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih