Untuk diketahui, sebelum Effendi Simbolon ada sejumlah kader PDIP yang pernah berurusan dengan Dewan Kehormatan. Sejumlah nama tersebut meliputi Johan Budi, Masinton Pasaribu, Trimedya Panjaitan dan Hendrawan.
Keempat kader tersebut mendapat sanksi keras dari Dewan Kehormatan PDIP, yang disampaikan Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP Komaruddin Watubun. Mereka disanksi lantaran kasus Dewan Kolonel yang mendukung Puan Maharani sebagai bakal capres sebelum ada keterangan resmi dari PDIP.
Kemudian Ganjar Pranowo yang saat ini menjadi capres PDIP pun tak luput dari pemanggilan Dewan Kehormatan partai tersebut.
Ganjar dipanggil karena pernyataannya kala itu yang menegaskan siap menjadi calon presiden, padahal saat itu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri belum menentukan nama yang diusung menjadi capres.
Selain itu, Ketua DPC PDIP Kota Solo FX Hadi Rudyatmo juga pernah merasakan pemanggilan Dewan Kehormatan pada Oktober 2022 silam.
Ia dipanggil lantaran mendukung Ganjar menjadi capres 2024, jauh sebelum ada deklarasi pencapresan Gubernur Jateng tersebut disampaikan kepada publik.
Terakhir, Gibran Rakabuming Raka yang merupakan kader PDIP juga pernah dipanggil Dewan Kehormatan. Pemanggilan dilakukan lantaran dirinya mendampingi relawan Gibran dan Jokowi dari Jateng-Jatim bertemu dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Saat itu, relawan tersebut menyampaikan dukungan kepada Prabowo untuk menjadi capres 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi
-
Sebelum Lakukan Pemutihan Utang BPJS, Pemerintah Ingin Pastikan Hal Ini
-
Kendalikan Banjir, Pramono Anung dan Andra Soni Sepakat Bangun Waduk Polor
-
Prabowo Undang Eks Menlu dan Wamenlu ke Istana, Bahas Geopolitik dan BoP
-
Siswa SD Akhiri Hidup: Menko PM Minta Pejabat Peka, Masyarakat Lapor Bila Sulit Ekonomi
-
Lama Sekolah di Luar Negeri, Stella Christie Belajar Membaca Perbedaan Sistem Pendidikan Global
-
Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Gara-Gara Jawaban Rapat Disampaikan Via Medsos
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
Ralat Pernyataan, Kodam IV/Diponegoro Minta Maaf dan Akui Pria yang Foto dengan Anies Anggota Intel