Suara.com - Erick Thohir enggan berkomentar panjang saat ditanya terkait kemungkinan dirinya maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pemilu 2024. Ia mengklaim kekinian memilih fokus menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Menteri BUMN dan Ketua Umum PSSI.
Hal ini disampaikan Erick Thohir dalam acara Young On Top National Conference (YOTNC) 2023 di The Kasablanka Hall, Jakarta Selatan, Sabtu (15/7/2023).
"Jangan jauh-jauh. Pikir aja ke depan dulu, selesai itu tugasnya," ucap Erick saat menjawab pertanyaan.
Dalam kesempatan itu, Erick juga menceritakan bagaimana awal dirinya bisa menjadi Menteri BUMN. Ia mengungkap saat itu diminta Presiden Joko Widodo untuk membenahi BUMN yang dianggap korup.
"Pak Jokowi mengajak saya masuk kabinet khususnya untuk membenahi BUMN yang beliau merasa sangat korup, malah membebani pemerintah," katanya.
Erick yang menyanggupi permintaan itu kemudian meminta dukungan dari Jokowi. Sebab menurutnya untuk melakukan tugas bersih-bersih tersebut tidak mungkin bisa terlaksana tanpa dukungan presiden.
"Di situ beliau komitmen ketika saya masuk BUMN, saya diberi banyak fasilitas. Contoh, Wamen (wakil menteri) saya dua, nggak ada menteri lain yang Wamennya dua," tuturnya.
Dalam pelaksanaannya, lanjut Erick, upaya bersih-bersih BUMN bukan hal yang mudah. Ia tak memungkiri banyak pihak internal juga yang merasa kegerahan dengan langkah yang diambilnya tersebut.
"Pasti (banyak yang nggak suka). Kalau transformasi sesuatu, saya fokuskan pada pengembangan SDM," kata Erick.
Baca Juga: Duduk Perkara Erick Thohir Laporkan Konten Tempo ke Dewan Pers, Persoalkan Kode Etik
Berita Terkait
-
Chanathip Songkrasin Ungkap Ancaman Hancurnya Timnas Thailand di Masa Depan, Erick Thohir Malah Panen Pujian dan Jadi Ancaman Harimau Malaya
-
CEK FAKTA: The Jakmania Kepung Mobil Erick Thohir Karena Tolak Renovasi JIS
-
Cek Fakta: Murka! Erick Thohir Tantang Malaysia, Tak Terima Sering Dipandang Remeh?
-
Duduk Perkara Erick Thohir Laporkan Konten Tempo ke Dewan Pers, Persoalkan Kode Etik
-
Jadi Ketum PKN, Anas Urbaningrum Tak Anggap Demokrat Musuh
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Donald Trump Makin Berani! Ketua The Fed Jerome Powell Dihadapkan Kasus Kriminal
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono