Suara.com - Platform kampanye politik dengan kecerdasan buatan generatif atau Artificial Intelligence (AI), Pemilu.AI resmi diluncurkan.
Founder/CEO Pemilu.AI Yose Rizal menjelaskan platform ini akan membantu permasalahan para bakal calon anggota legislatif (bacaleg) untuk meraih suara pemilih.
"Ada 84 dapil DPR RI, 301 DPRD Provinsi, dan 2.325 dapil Kabupaten/Kota. Jadi, bisa kita bayangkan untuk pemilu 2024 akan ada lebih dari 300 ribu caleg yang akan berkompetisi," kata Yose di Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2023).
"Jadi, di tiap dapil lebih dari 100 caleg yang akan berkompetisi, begitu ketatnya persaingan dan tidak semua caleg ini mengakses data dan informasi, kemudian mengolahnya menjadi strategi kampanye yang kuat," tambah dia.
Untuk itu, Yose mengatakan Pemilu.AI memberikan informasi kepada para bacaleg untuk memahami permasalahan yang dihadapi konstituennya.
"Kami juga komitmen memberikan kerja sama buat semua caleg untuk berkompetisi dengan lebih sehat dan lebih berintegritas dengan biaya yang terjangkau," ucap Yose.
Pada kesempatan yang sama, CEO Pemilu.AI Lukcy Djani mengatakan teknologi generatif pada AI ini memungkinkan adanya kombinasi data bacaleg di daerah pemilihannya (dapil).
"Dari data demografi, data politik, data sosial ekonomi, data media online, data sosial media, data harga bahan pokok untuk menghasilkan kampnye yang microtargeting dan personal buat tiap caleg," tutur dia.
Platform ini, lanjut dia, membantu caleg memahami kompleksitas landskap politik di Indonesia. Pemilu yang sangat dinamis dan kompetitif, karena beragamnya etnis, budaya, ekonomi dan geografi, dianggap kerap menjadi tantangan bagi para calon anggota dewan perwakilan rakyat.
Baca Juga: Berbendera PDIP, Budiman Sudjatmiko Sebut Prabowo Dibutuhkan Bangsa Indonesia
"Guna mendukung pemilu yang berintegritas, Pemilu.AI menawarkan berbagai tools dan fitur berbasis teknologi generatif AI yang bisa memberikan strategi kampanye berdasarkan persona caleg, kampanye microtargeting tepat sasaran, hingga strategi komunikasi kampanye pada konstituen," tutur Lucky.
Dari sisi rekomendasi strategi kampanye, Pemilu.AI dinilai dapat membantu calon anggota dewan perwakilan rakyat, mendapatkan wilayah sasaran, target suara, rekomendasi strategi, kegiatan dan kelompok sasaran per kecamatan berdasarkan isu kritikal daerah pemilihan, serta rekomendasi berita online di daerah pemilihan.
Kemudian, sisi komunikasi kampanye, Pemilu.AI bisa merancang komunikasi kampanye mulai dari slogan, narasi pidato, caption media sosial, target sasaran iklan, dan desain aplikasi, hingga dapat menyediakan aplikasi monitoring timses, yang dirancang untuk membantu calon legislatif meningkatkan peluang memenangkan pemilihan dalam kampanye mereka.
Berita Terkait
-
Ini Rekam Jejak Alam Ganjar, Anak Ganjar Pranowo yang Kini Masuk Barisan Juru Kampanye
-
Perlu Disadari, Berikut 5 Alasan Manusia Tidak Dapat Digantikan oleh AI
-
Tahun Baru Islam Bisa Jadi Momen untuk Memperkuat Persaudaraan Jelang Pemilu 2024
-
Ogah Kalah dengan Ganjar, 3 Fakta Bocoran Desain Baju Kampanye Prabowo yang Fun
-
Berbendera PDIP, Budiman Sudjatmiko Sebut Prabowo Dibutuhkan Bangsa Indonesia
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Terkini
-
Kejagung Tak Ampuni Tersangka Korupsi BGN, Pasal TPPU Menanti untuk Pulihkan Kerugian Negara
-
Veronica Tan: Perempuan yang Berdaya Secara Ekonomi Lebih Kuat Hadapi Kekerasan
-
Ada Apa? Rapat Perdana Anggaran BGN di DPR Mendadak Digelar Tertutup
-
Mendagri Teken SEB dengan Kepala BPS, Minta Pemda Dukung Sensus Ekonomi 2026
-
Kritik Keras DPR Soal Anggaran Pendidikan 2027: Jangan Cuma Fokus Fisik, Guru Juga Butuh Sejahtera!
-
Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Perangkat Desa Rp2,4 M! Libatkan 3 Kades Demi Kumpulkan Upeti
-
Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power
-
Soal Peluang Kerja WNI di Jerman hingga Perdamaian, Ini Obrolan Prabowo dan Presiden Steinmeier
-
Ilmuwan Temukan Cara Baru Daur Ulang Plastik Tanpa Pelarut, Bisakah Jadi Jawaban Krisis Sampah?
-
Tak Perlu Dapur Baru! DPR: Libatkan Kantin untuk Makan Gratis Sudah Kami Sarankan Lama