Kegiatan senam bareng bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi pada Sabtu (29/7/2023) dibatalkan oleh pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto karena proses perizinan.
Mulanya, acara yang diadakan oleh PKS tersebut sudah mendapatkan perizinan, tetapi tiba-tiba H-1 izin dicabut oleh Pemkot Bekasi.
Pencabutan izin tersebut ternyata mendapatkan protes dari pihak PKS, protes tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS, Heri Koswara.
Pihaknya sangat menyesalkan pencabutan izin tersebut, karena mereka tidak diberikan solusi atas pembatalan izin penggunaan Stadion Patriot.
Di sisi lain, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turut menjelaskan alasan pencabutan izin tersebut dalam surat nomor 426.22/5419-Dispora.GOR tanggal 28 Juli 2023 tentang pemakaian Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi. Surat tersebut disampaikan kepada Ketua DPD PKS Kota Bekasi.
“Pada dasarnya dari Pemkot Bekasi sudah memberikan izin, saya tanda tangani, tapi ternyata ada statuta PSSI yang menyebutkan bahwa stadion harus steril dari segala aktivitas 28 jam sebelum pertandingan, sehingga medcom pengawas pertandingan PSM vs Bhayangkara tidak memberikan izin. Saya juga mohon maaf kepada panitia yang sudah mempersiapkan acara tersebut,” jelas Tri.
Lantas, seperti apakah profil Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Profil Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto
Tri Adhianto diketahui lahir di Jakarta pada 3 Januari 1970. Di tahun 1999, ia berhasil menjadi sarjana atau S1, dan di tahun 2000 Tri berhasil lulus program S2. Tak cukup sampai disitu, ia kemudian menyelesaikan pendidikan S3-nya untuk meraih gelar Doktor pada tahun 2012.
Baca Juga: Kronologi Plt Walkot Bekasi Cabut Izin Pakai Stadion Buat Acara Anies, Tabrakan Jadwal dengan Liga 1
Ia pernah menduduki beberapa jabatan strategis dalam pemerintahan. Tri juga diketahui merupakan birokrat tulen asal Kota Bekasi,
Sebelum ia menduduki jabatan sebagai Plt Walkot Bekasi, Tri pernah menjadi Kasie Pengendalian dan Keselamatan Lalu Lintas pada Teknik Lalu Lintas (Lalin) Dishub Kota Bekasi di tahun 2004 lalu.
Kemudian, di tahun 2008 Tri menduduki jabatan sebagai Kabid Teknik Lalin Dishub Kota Bekasi. Ia juga pernah menduduki jabatan sebagai Sekretaris Dinas Bina Marga dan Tata Air tahun 2011.
Setelah itu, Tri dipercaya untuk menempati Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air tahun 2013. Lalu, pada tahun 2017, karirnya mulai melejit dengan menempati posisi sebagai Wakil Wali Kota Bekasi mendampingi Rahmat Effendi. Kemudian, Tri menduduki jabatan sebagai Plt Wali Kota Bekasi sejak 7 Januari 2022 lalu.
Ia ditunjuk sebagai Plt Wali Kota Bekasi karena Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat itu terjerat kasus dugaan korupsi.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Kronologi Plt Walkot Bekasi Cabut Izin Pakai Stadion Buat Acara Anies, Tabrakan Jadwal dengan Liga 1
-
Bahas Tantangan Pendidikan, Anies Baswedan Sebut Negara Minta Rakyat Diam
-
Biodata dan Agama Nissa Sabyan, Penyanyi Religi yang Dikabarkan Mau Menikah dengan Ayus Sabyan
-
Anies Minta Susi Pudjiastuti Ikut Paket C Biar Punya Ijazah SMA, untuk Keperluan Cawapres?
-
Profil Briptu Tiara Nissa, Polwan Indonesia yang Jadi Lulusan Terbaik Akpol Turki
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota