Suara.com - Bakal calon presiden (capres) dari PDIP, Ganjar Pranowo sempat membahas mengenai masalah kesehatan mental di kalangan generasi muda Indonesia. Ia merasa penting apabila memberikan prioritas pada masalah kesehatan mental.
Hal tersebut disampaikan Ganjar karena mengingat masa depan bangsa Indonesia berada di tangan generasi muda. Apalagi saat ini Indonesia tengah mengalami bonus demografi yang menjadi kunci dalam pembangunan masa depan.
Itu dibahasnya ketika menghadiri acara Hari Menjadi Manusia, Sabtu (29/7/2023).
"Kenapa ini penting? Karena masa depan Bangsa Indonesia ada di tangan generasi mudanya. Kenapa ini penting? Karena kita sedang mengalami bonus demografi yang kuncinya ada di generasi muda, dan belum tentu berulang lagi," ungkap Ganjar dikutip Senin (31/7/2023).
Ganjar juga memaparkan tujuan hadirnya dalam acara tersebut, yaitu untuk mempromosikan dukungan dan kesadaran terhadap kesehatan mental. Ia berusaha mengadvokasi agar dukungan, kesadaran, dan pemahaman tentang kesehatan mental semakin ditingkatkan. Ia menyatakan bahwa belum lama ini, masalah kesehatan mental masih dianggap tabu untuk dibicarakan di masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Ganjar mengajak semua orang untuk membangun kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental. Ia berharap lebih banyak pakar kesehatan mental berbicara secara terbuka tentang pentingnya masalah ini di masyarakat.
Selain itu, akses untuk konseling kesehatan mental di Puskesmas juga perlu diperluas.
"Pesan saya untuk teman-teman semua yang ada di sini, mari kita jogo konco, jaga teman-teman kita, tumbuhkan rasa solidaritas agar menjadi manusia dan generasi yang bahagia, mari kita dorong agar masalah ini menjadi salah satu prioritas nasional," tuturnya.
Gubernur Jawa Tengah itu juga berbagi pengalaman pribadinya terkait tantangan dan kesulitan dalam hidupnya. Ia mengenang masa-masa ketika harus menunda pendidikan karena keterbatasan biaya dan pernah mencari pekerjaan untuk membiayai sekolahnya.
Dirinya mengakui pernah merasa stres dan merasa rendah, namun merasa beruntung karena memiliki dukungan kuat dari keluarga dan teman-teman sejatinya.
Selain itu, Ganjar juga berbicara tentang kebanggaannya terhadap istrinya, Atikoh, yang berani berbicara terbuka tentang masalah kesehatan mental. Ganjar menyatakan bahwa istrinya menjadi inspirasi baginya dalam hal saling mendukung satu sama lain, berbagi beban stres atau kesedihan, serta memberikan bantuan atau mendengarkan dengan penuh perhatian.
Berita Terkait
-
Begini Kata Ganjar Soal Isu Eks Panglima TNI Andika Perkasa sebagai Bacawapres
-
Profil Da'i Bachtiar, Mantan Kapolri Nyatakan Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024
-
Momen Kedekatan Ganjar dan Prabowo: Sarapan Bareng hingga Kompak Pakai Baju Kotak-kotak
-
'Ngopi' Bareng Eks Panglima dan Kapolri, Ganjar Pranowo Klaim Didukung Purnawirawan TNI-Polri
-
DPD PDIP DKI Dipersoalkan Tak Sidang Cinta Mega Soal Main Slot, Gembong: Kami Gerak Cepat
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok