Suara.com - Tiga jenderal berpeluang menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) baru menggantikan Jenderal Dudung Abdurachman yang akan pensiun pada 1 Desember 2023. Salah satunya merupakan menantu dari Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
Menantu Luhut itu adalah Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Maruli Simanjuntak. Lalu, ada Wakil KSAD Letjen Agus Subiyanto dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto.
Terungkapnya para calon pengganti Dudung untuk menjabat KSAD baru membuat informasi tentang mereka turut memicu rasa penasaran. Tak terkecuali soal harta kekayaan mereka.
Lantas, siapa yang jumlahnya paling banyak? Berikut informasinya.
Letjen Maruli Simanjuntak
Letjen TNI Maruli Simanjuntak terakhir kali melaporkan LHKPN pada 31 Desember 2022 lalu. Harta kekayaannya tercatat mencapai Rp52,8 miliar. Adapun aset pertama yang ia miliki berupa tanah dan bangunan senilai Rp23,2 miliar.
Tanah dan bangunan itu tersebar di Bandung, Jakarta Selatan, Badung, Buleleng, Bogor, dan Rote Ndao. Sementara aset kendaraan senilai Rp605 juta didominasi oleh motor. Pertama, ada Piaggio LXV-125IE Tahun 2010 sebesar Rp20 juta.
Selanjutnya, ada motor Kawasaki LX 150E CKD Tahun 2014 senilai Rp23 juta dan BMW K-75 Tahun 1995 sebesar Rp109,9 juta. Maruli juga mempunyai mobil Toyota Innova Venturer keluaran tahun 2021 yang ia beli dengan harga Rp452,1 juta.
Maruli pun tercatat memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp2,23 miliar dan surat berharga Rp4,38 miliar. Kemudian, ada pula kas dan setara kas senilai Rp43,39 miliar serta harta lainnya Rp900 juta. Ia juga mempunyai utang sebanyak Rp21,85 miliar.
Baca Juga: Masuk 'Circle' Jokowi, Adu Hebat 3 Jenderal TNI Calon KSAD Pengganti Dudung Abdurrachman
Letjen Agus Subiyanto
Letjen Agus Subiyanto terakhir kali menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) pada 31 Desember 2021. Di mana hartanya mencapai Rp 17,9 miliar dengan aset terbesar, yakni tanah dan bangunan senilai Rp 12,63 miliar.
Aset yang seluruhnya merupakan hasl sendiri itu tersebar di kawasan Bandung Barat, Cimahi, Poso, Karanganyar, Pangandaran, hingga Jakarta Timur. Sementara harta berupa alat transportasi dan mesin milik Agus tercatat senilai Rp85 juta.
Transportasi itu berupa satu unit mobil Mini Bus Nissan keluaran tahun 2011. Agus Subiyanto juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 1,47 miliar serta kas dan setara kas sebesar Rp 3,73 miliar. Lalu, ia pun tidak dilaporkan mempunyai utang.
Letjen Suharyanto
Letjen Suharyanto menyerahkan LHKPN terakhir kali pada 3 Februari 2021. Di mana saat itu dirinya baru menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya. Kekayaan yang ia miliki mencapai Rp4,58 miliar dengan aset pertama berupa tanah dan bangunan.
Berita Terkait
-
Masuk 'Circle' Jokowi, Adu Hebat 3 Jenderal TNI Calon KSAD Pengganti Dudung Abdurrachman
-
5 Arti Mimpi Menikah dengan Orang Kaya Tajir Melintir, Bakal Dapat Rejeki Nomplok?
-
Riset HILL ASEAN: Emerging Affluent Jadi Kontributor Kuat Perekonomian di ASEAN
-
Prinsip Metromini Jadi Rahasia Sukses Jusuf Hamka, Tapi Minta Anak Muda Jangan Tiru!
-
5 Fakta Qatar, Salah Satu Negara Terkaya di Dunia
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Akankah Rocky Gerung Hadir? Polda Metro Tunggu Kedatangannya Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Jaga Marwah Non-Blok, Connie Ingatkan Presiden Tak Sembarang Bayar Iuran Dewan Perdamaian
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?