Suara.com - Bakal Calon Presiden (Bacapres) dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan belakangan santer dikabarkan menjadikan eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti sebagai salah satu kandidat Calon Wakil Presiden (Cawapres). Pasalnya, belakangan eks Gubernur DKI itu pergi menemui Susi secara khusus dan nampak akrab.
Ditanya soal kemungkinan menggandeng Susi sebagai Cawapres, Anies tak mau bicara banyak. Ia meminta semua pihak menunggu hingga pengumuman nama Cawapres tiba.
"Ya kita lihat nanti," ujar Anies di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (3/8/2023).
Pertanyaan ini dilontarkan kepada Anies usai mengunjungi pameran produk kecantikan alias skin care bertajuk Jakarta X Beauty di JCC Senayan.
Dalam kesempatan itu, ia menerima dan membeli sejumlah produk skin care dari berbagai gerai.
Anies pun berencana mengirimkan produk skin care kepada Susi nantinya.
"Yang jelas saya akan ngirimin (ke Susi), produk saya banyak nih," ucapnya.
Lebih lanjut, ditanya apakah kunjungan ke pameran produk kecantikan ini merupakan sinyal menggaet Cawapres perempuan, Anies membantah.
Mantan Gubernur Jakarta ini mengaku hanya menuruti permintaan istrinya, Fery Farhati dan putrinya, Mutiara Baswedan.
Baca Juga: Huru-hara Jelang Pemilu 2024: Gugatan Sistem Pemilu hingga Batas Usia Capres-Cawapres
"Jadi istri saya Fery sama Tia itu udah nyatet tanggalnya bahwa ia akan datang hari ini dan saya diajak dari kemaren itu yaudah saya nemenin saya pengen lihat," pungkasnya.
Anies Susi Ketemu
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera memuji pertemuan bakal calon presiden Koalisi Perubahan dan Persatuan, Anies Baswedan dengan eks Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti.
Bahkan Mardani menyebut, jika figur Susi cocok untuk masuk sebagai tokoh perubahan seperti yang diusung PKS, NasDem, dan Demokrat.
"Keren Mas @aniesbaswedan ketemu Sang Pendobrak: Bu @susipudjiastuti," kata Mardani lewat cuitannya di Twitter @MardaniAliSera dikutip Kamis (27/7/2023).
Menurutnya, Susi pantas menjadi tokoh perubahan, sebab figur Susi dianggap telah membawa energi perubahan
Berita Terkait
-
15 Proyek Senilai Rp 280 Triliun Era Anies Tak Ada yang Deal, Pemprov DKI Tak Kapok Gelar Lagi JIF 2023
-
Kunjungi Pameran Skin Care di JCC, Anies Ditawari Free Gift
-
Survei Indikator Elektabilitas Capres 2024: Prabowo Unggul Salip Anies di Sumbar, Ganjar Keteteran
-
Huru-hara Jelang Pemilu 2024: Gugatan Sistem Pemilu hingga Batas Usia Capres-Cawapres
-
Kini Lirik Prabowo, PSI Berdalih soal Dukungan ke Ganjar Cuma Tampung Aspirasi Lewat Rembuk Rakyat
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden