Suara.com - Seorang pria membuat warganet geram karena curhatannya di akun media sosial. Melalui sebuah akun TikTok, pria tersebut menyatakan bahwa dia hampir setiap hari dikasih makan toge oleh istrinya.
Pria tersebut menyatakan bahwa ada masalah dengan sang istri yang hanya memberi makan itu-itu saja untuknya.
"Ini masalah istri saya kak. Sebulan saya jatah untuk makan Rp 400 ribu. Dengan catatan tidak perlu beli bedak dan makeup. Saya enggak suka soalnya," tulis pria tersebut.
"Apalagi ibu saya pesan dari awal nikah jangan kasih uang buat istri berdandan, karena bisa memicu perselingkuhan," imbuhnya.
Lebih lanjut pria itu menyatakan bahwa uang Rp 400 ribu diberikan untuk membeli sayur dan lauk keluarga. Sementara gas dan beras ia sendiri yang mengaturnya.
"Masalahnya itu udah sebulan ini saya hanya dihidangkan sayur toge sama istri. Pas ditegur dia marah karena uangnya tidak cukup beli danging," ungkap pria tersebut.
Pria tersebut kemudian menyebutkan bahwa istrinya kufur nikmat karena sudah dikasih Rp 400 ribu untuk membeli lauk pauk selama sebulan. Menurut pria tersebut, uang dengan nominal itu sudah cukup untuk dia dan istrinya.
"Ibu saya udah nyuruh saya cerai, tapi saya berat karena duit mahar dan pesta nikahnya dulu itu lumayan juga keluarnya," tandasnya.
Curhatan pria tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
Baca Juga: Viral! Laku Mesum Agung Gilang Rekam Video 5 Menit 26 Detik Wanita sedang Ganti Baju
"Kenapa dimasakin toge, padahal 400 banyak loh kalo dibeliin garem cukup buat sebulan. Makan aja garem tanpa nasi insyaallah sampe sebulan kok," komentar warganet.
"Kalau istrinya mau nombok sih harusnya 600 ribu cukup, buat ngurus ke pengadilan," tambah warganet lain.
"Ngakak, 400 ribu per 30 hari sehari berarti 13 ribu bagi 3 kali makan jadinya 4 ribu sekali makan buat 2 orang jadi 2 ribu per orang," imbuh lainnya.
"Nanti kalo udah punya anak, 400 ribu dibeliin susu semua. Sekeluarga minum susu bismillah sehat cerdas ceria," tulis warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Pertaruhan Berbahaya, Amnesty Desak Tinjau Ulang
-
AS Siapkan Kirim Kapal Induk Kedua ke Wilayah Iran di Tengah Ancaman Perang
-
Dari Sindiran 'Cerdas' ke Foto Damai, Ini 6 Fakta Perselisihan Menkeu Purbaya dan Menteri KKP
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasbiallah Ilyas: Alarm Keras, KPK Harus Evaluasi Total
-
Meluruhkan Debu, Merajut Toleransi: Harmoni Lintas Iman di Kelenteng Fuk Ling Miau Yogyakarta
-
Temui Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Data Tunggal Akurat demi Bansos Tepat Sasaran
-
Ramadan di Depan Mata, Pramono Anung Wanti-wanti Warga DKI Tak Gadai KJP Buat Penuhi Kebutuhan
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
-
Sungai Cisadane 'Darurat' Pestisida, BRIN Terjunkan Tim Usut Pencemaran Sepanjang 22,5 KM
-
Buntut Dugaan Pelanggaran Impor, Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah Tiffany & Co di Jakarta