2. Perhatikan apa yang membuat kamu ingin melakukan body checking. Cari tahu situasi apa yang memicu kamu ingin melakukannya dan segera hindari pemicu tersebut supaya kamu bisa mengurangi dampaknya.
3. Lacak perilaku body checking dalam sehari. Mencatat berapa kali kamu memeriksa tubuh dalam periode 24 jam dapat membantu mu memahami berapa banyak waktu yang kamu habiskan untuk perilaku tersebut. Ini juga dapat membantu mu menetapkan target untuk mengurangi berapa kali kamu melakukannya.
4. Cobalah sesuatu yang baru untuk mengelola kecemasan.
5. Pertimbangkan untuk berbicara dengan terapis. Jika body checking semakin meningkatkan kecemasan, menurunkan harga diri, atau mengganggu kehidupan sehari-hari, maka cara terbaik untuk mengatasinya adalah berbicara dengan terapis profesional untuk membantu mu mengeluarkan diri dari kecemasan tersebut.
Sebenarnya dalam situasi tertentu pun lazim dilakukan body checking. Biasanya, dalam ujian atau seleksi penerimaan tentara ataupun pasukan keamanan.
Pemeriksaan fisik secara menyeluruh termasuk hal yang dibutuhkan. Agar fisik anggota tentara maupun pasukan keamanan dapat diketahui apakah ada kecacatan atau tidak.
Namun tentu saja body checking dilakukan oleh orang dengan jenis kelamin yang sama, bukan lawan jenis. Selain itu, tempat body checking pun dilakukan di ruangan tertutup.
Sementara itu, dalam body checking kepada finalis Miss Universe Indonesia disebutkan tidak mempertimbangkan faktor-faktor seperti di atas. Sehingga muncul dugaan pelecehan seksual.
Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukum korban, Mellisa Anggraini yang melaporkan PT Capella Swastika Karya, sebagai penyelenggara kontes kecantikan Miss Universe Indonesia. Ia turut menyertakan sejumlah barang bukti. Beberapa di antaranya berupa dokumen, foto, dan video.
Baca Juga: Finalis Dipaksa Telanjang, Miss Universe Indonesia 2023 Klaim Kru Cowok yang Ada di Ruangan Gay
Menurutnya, dugaan pelecehan seksual ini terjadi pada 1 Agustus 2023 lalu. Ketika itu korban diminta menjalani pemeriksaan tubuh tanpa busana yang menurutnya tidak ada dalam rangkaian acara atau rundown.
Demikian itu keterangan mengenai apa itu body checking.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Finalis Dipaksa Telanjang, Miss Universe Indonesia 2023 Klaim Kru Cowok yang Ada di Ruangan Gay
-
Duduk Perkara CEO Miss Universe Indonesia dan Fotografer Rio Motret Mengundurkan Diri
-
Pihak Miss Universe Indonesia Intimidasi Finalis Agar Tutup Mulut Soal Skandal Bugil
-
Selain Dipaksa Telanjang, Finalis Miss Universe Indonesia 2023 Juga Diminta Berpose Vulgar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun