Suara.com - Kasus buronan KPK Harun Masiku kembali diperbincangkan. Kali ini, Kadivhubinter Polri Irjen Krishna Murti secara blak-blakan mengungkap keberadaan Harun Masiku yang sudah menjadi buronan selama tiga tahun sejak 2020 itu.
Irjen Krishna Murti mengungkapkan bahwa Harun Masiku bisa keluar masuk Indonesia sebelum red notice diterbitkan pada 30 Juni 2021 lalu.
"Dari data yang kami dapatkan, itu dia (Harun) keluar (dari Indonesia) tanggal 16 Januari 2020. Tapi besoknya balik lagi ke Indonesia. Red notice dari Interpol keluar tanggal 30 Juni 2021. Jadi dia bisa keluar masuk Indonesia sebelum red notice diterbitkan," ungkap Krishna Murti saat ditemui di Gedung KPK, Senin (07/08/2023) kemarin.
Tak hanya itu, Krishna pun mengungkap pihaknya mendapatkan data keluar masuk yang diduga merupakan jalur yang digunakan oleh Harun Masiku.
"Kita ada data perlintasan yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan (Harun) sekarang ada di dalam negeri. Jadi untuk rumor yang beredar kalau yang bersangkutan di Kamboja, ya itu yang bisa kami sampaikan. Tapi kami juga tidak menghentikan pencarian terhadap yang bersangkutan di luar negeri," lanjut Krishna Murti.
Harun Masiku sendiri sudah masuk dalam daftar buronan sejak 3 tahun yang lalu. Namun, hingga kini keberadaannya tak kunjung diketahui. Peran Krishna Murti selaku Kadivhubinter Polri pun diharapkan bisa membantu untuk menemukan Harun.
Kasus Harun Masiku ini bukanlah kasus pertama yang diungkap oleh Krishna Murti. Sebelumnya, ia sempat beberapa kali terlibat dalam pengungkapan kasus besar. Lalu, apa saja kasus tersebut? Simak inilah selengkapnya.
1. Kasus kopi sianida
Publik mungkin masih ingat dengan kasus kopi sianida yang menyebabkan Mirna Salihin tewas selepas menenggak kopi yang dimasukkan bahan kimia berbahaya tersebut. Dalam pengungkapan kasus ini, tersangka Jessica Kumala Wongso resmi ditetapkan sebagai pembunuh Mirna pada 29 Januari 2016.
Penahanan terhadap Jessica dilakukan atas perintah dari Irjen Krishna Murti. Dalam memimpin anak buahnya, Krishna menghabiskan waktu sekitar 3 minggu untuk menentukan siapa tersangka dalam kasus ini.
Irjen Krishna Murti akhirnya berhasil menyelesaikan kasus kopi sianida tersebut dengan menjebloskan Jessica ke penjara selama 20 tahun penjara atas vonis yang dijatuhkan hakim kepada Jessica.
2. Kasus TPPO di Kamboja
Baru-baru ini, Krishna bersama jajarannya berhasil mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang terjadi pada bulan Juli 2023 lalu.
Dalam hal ini, Krishna mengungkap adanya TPPO jual beli ginjal ilegal yang melibatkan WNI yang diduga dijebak dengan dikirimkan ke sejumlah negara termasuk Kamboja.
Perdagangan ginjal ilegal ini juga terendus oleh Krishna dan diketahui difasilitasi oleh RS Preah Ket Mealea Phnom Penh, Kamboja. Lebih parahnya lagi, RS Preah Ket Mealea adalah RS militer dan berada di bawah naungan pemerintah pusat Kamboja.
Krishna pun juga berhasil mengungkap sindikat jual beli organ ini dan membekuk satu orang oknum anggota Polri Aipda M serta oknum pegawai imigrasi berinisial AH. Keduanya diduga menerima uang ratusan juta rupiah dari sindikat ini.
Kini, Irjen Krishna Murti pun juga turun tangan dalam memburu Harun Masiku. Ia pun berkomitmen akan terus melakukan pengejaran hingga berhasil membekuk buronan 3 tahun tersebut.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Terdeteksi di Indonesia, IM57+Institute Minta Harun Masiku Tidak Dijadikan Alat Tawar Menawar Politik
-
Sosok Buronan KPK yang Ubah Kewarganegaraan: Bukan Harun Masiku Tapi Paulus Tannos
-
Misteri Keberadaan Harun Masiku: Tiga Tahun Jadi Buronan KPK, Jejak Terendus di Indonesia
-
Polri Pastikan Buronan KPK Yang Ubah Kewarganegaraan Bukan Harun Masiku
-
Buronan KPK Ubah Kewarganegaraan, Krishna Murti: Kami Tahu Siapa
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi