Suara.com - Buronan Komisi Pemberantaasan Korupsi, Harun Masiku hingga kini belum juga tertangkap dan tidak diketahui pasti keberadaannya.
Mantan politikus PDI Perjuangan itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap Komisioner KPU, namun melarikan diri sejak Januari 2020.
Di tengah ketidakpastian keberadaaan Harun Masiku, Kepala Divisi (Kadiv) Hubungan Internasional (Hubinter) Polri Irjen Pol Khrisna Murti menyatakan, ada buronan KPK yang mengubah kewarganegaraannya.
Ia mengatakan, informasi tersebut didapat dari interpol di negara lain. Menurutnya, kabar itu juga telah disampaikan ke KPK.
Namun Irjen Khrisna masih enggan mengungkap siapa buronan KPK yang mengubah kewarganegaraan itu, apakah Harun Masiku atau bukan.
"Ada yang sudah mengubah kewarganegaraan. Kami tahu siapa dan nanti kami sampaikan, dan KPK juga sudah aware," kata Krishna Murti kepada wartawan, Senin (7/8/2023).
Ada Dua Buronan yang Ubah Kewarganegaraan
Meski tidak menyebutkan identitasnya, Khrisna Murti menyebut ada dua buronan KPK yang telah mengubah kewarganegaraannya.
Namun lagi-lagi hal itu menimbulkan tanda tanya publik,apakah salah satu dari buronan tersebut adalah Harun Masiku?
Baca Juga: Sebut Korupsi Kerap Terjadi Jelang Pemilu, Mahfud MD: Banyak Lho di KPU Meski Sudah Independen
“Yang lain berganti warga negara dan berganti nama tapi kami tahu lokasinya dan itu kami akan mengupayakan langkah lain untuk mendukung KPK memulangkan yang bersangkutan,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Divisi (Kadiv) Hubungan Internasional (Hubinter) Polri Irjen Pol Khrisna Murti memperkirakan kalau Harun Masiku ada di Indonesia.
Namun mantan politikus PDI Perjuangan itu terpantau telah beberapa kali bepergian ke luar negeri namun telah kembali ke Indonesia.
“Ada data perlintasannya yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan ada di dalam negeri. Jadi rumor-rumor yang beredar seperti itu, ya kami sampaikan,” kata Khrisna Murti
Buron yang ganti kewarganegaraan Paulus Tannos
Ketika Khrisna masih menyimpan rapat identitas buronan KPK yang mengganti kewarganegaraan, lain halnya dengan KPK.
Berita Terkait
-
Sebut Korupsi Kerap Terjadi Jelang Pemilu, Mahfud MD: Banyak Lho di KPU Meski Sudah Independen
-
Misteri Keberadaan Harun Masiku: Tiga Tahun Jadi Buronan KPK, Jejak Terendus di Indonesia
-
Analis Melihat Komitmen Ganjar Atas Korupsi dari Jejak Rekamnya Sebagai Gubernur Jateng
-
Polri Pastikan Buronan KPK Yang Ubah Kewarganegaraan Bukan Harun Masiku
-
Breaking News: Mantan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah Dikabarkan Bebas Bulan Ini
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan