Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali menjadi sorotan publik. Kali ini soal tips gaya pengasuhan anak atau parenting yang ia bagikan di akun media sosialnya.
Melalui akun Instagram pribadinya, Ganjar membagikan perjalanan hidupnya menjadi ayah seorang anak. Seperti diketahui, Ganjar memiliki seorang anak bernama Muhammad Zinedine Alam Ganjar.
"Saya follower anak saya, tapi sekaligus saya wasit yang memegang peluit. Kalau kamu offside, aku semprit ya. Kalau kamu berhenti, aku dorong, kalau kamu terlalu kencang, aku tarik, tapi aku follower-mu," kata Ganjar, Selasa (8/8/2023).
Ganjar bercerita, anaknya memiliki cita-cita yang luhur. Namun, dalam proses meraih cita-cita tersebut sang anak kerap kali menemui rintangan yang membuat perjalanannya tak berjalan mulus.
"Ada juga kadang-kadang ngadatnya, nah di ngadat itulah problem, di problem itulah kadang-kadang kita perlu hadir," ungkap Ganjar.
Saat sang anak menghadapi permasalahan, Ganjar akan hadir untuk duduk bersama dengan sang anak. Bukan sebagai ayah, melainkan Ganjar hadir menempatkan dirinya sebagai teman dan sesama anak laki-laki.
Dengan gaya pendekatan seperti itu, sang anak akan merasa nyaman dan bisa terbuka mengeluarkan segala keluh kesah dan berbagai hambatan yang dialaminya.
Di momen tersebut, Ganjar akan terus memupuk kepercayaan diri sang anak dan meyakinkan bahwa anaknya mampu menyelesaikan apapun persoalan yang dihadapi.
"Kalau kamu bisa selesaikan, ayah senang, kamu akan jadi anak mandiri. Tapi ketika kamu tidak bisa menyelesaikan, maka tempat bertanya yang paling gampang adalah ayah," tutur Ganjar.
Baca Juga: Si Anak Penurut, Ketika Arah Dukungan Capres PSI Tergantung Jokowi
Unggahan Ganjar di media sosial tersebut menarik beragam respons positif dari publik.
Banyak warganet yang mengacungi jempol atas gaya parenting bakal capres jagoan PDI Perjuangan itu.
"Memang terbaik bapak satu ini," ucap seorang warganet.
"Mas Ganjar ini bisa dijadikan contoh untuk para ayah," balas warganet lain.
"Ayah yang baik adalah yang bisa menjadi teman bermain, bercanda, ngobrol dan kontrol diri bahkan saat kita sudah dewasa nanti," timpal warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Blak-blakan! Yenny Wahid Ngaku Punya Kedekatan Khusus dengan Anies
-
Diresmikan Ganjar Pranowo, Trans Jateng Wonogiri-Sukoharjo-Solo Ramah Difabel
-
Si Anak Penurut, Ketika Arah Dukungan Capres PSI Tergantung Jokowi
-
Urusan Deklarasi Cawapres Terserah Anies, NasDem Ingatkan Koalisi Jangan Terus Mendesak
-
Safari Politik Anies Baswedan di Jabar Tawarkan Perubahan: Mau Diteruskan Sulitnya?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya