Suara.com - Tes bakat skolastik (TBS) di dalam seleksi LPDP adalah sebuah tes yang dilakukan untuk mengukur kemampuan kognitif seseorang secara umum berdasarkan pemahaman intelegensi. Agar bisa mengerjakan soal tersebut dengan baik dan lancar, berikut kami berikan contoh soal tes bakat skolastik LPDP dan kunci jawaban.
Melansir dari laman resmi LPDP Kemenkeu, LPDP merupakan sebuah program beasiswa yang akan ditujukan untuk mahasiswa terpilih dalam program Master dan Doktoral, serta sebagai pendukung program beasiswa lain yang diselenggarakan oleh Kementerian ataupun Institusi Negara.
Jadwal Seleleksi LPDP 2023
Selama proses seleksi bisa dilaksanakan secara daring, luring, ataupun gabungan (hybrid) sesuai dengan kebijakan dari LPDP yang akan diinformasikan selanjutnya. Berikut ini adalah jadwal lengkap seleksi LPDP 2023:
1. Seleksi Administrasi pada tanggal 27 Februari - 11 Maret 2023 (Tahap 1), 10 - 23 Juli 2023 (Tahap 2)
2. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi pada tanggal 14 Maret 2023 (Tahap 1), 27 Juli 2023 (Tahap 2)
3. Seleksi Bakat Skolastik pada tanggal 27 - 29 Maret 2023 (Tahap 1), 7 - 9 Agustus 2023 (Tahap 2)
4. Pengumuman Seleksi Bakat Skolastik pada tanggal 5 April 2023 (Tahap 1), 16 Agustus 2023 (Tahap 2)
5. Seleksi Substansi pada tanggal 10 - 15 April dan 2 - 31 Mei 2023 (Tahap 1), 4 September - 27 Oktober 2023 (Tahap 2)
Baca Juga: Berapa Passing Grade Tes Bakat Skolastik LPDP? Ini Triknya Agar Lolos
6. Pengumuman Hasil Seleksi Substansi pada tanggal 8 Juni 2023 (Tahap 1), 7 November 2023 (Tahap 2).
Tes bakat skolastik LPDP ini terdiri atas tiga kategori, antara lain yaitu penalaran verbal, penalaran numerik, dan juga penalaran masalah. Sesuai dengan jadwal yang sudah dibagikan, tes bakat skolastik LPDP 2023 tahap 2 akan digelar pada tanggal 7 Agustus sampai 9 Agustus 2023.
Soal Tes Bakat Skolastik LPDP dan Kunci Jawaban
Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah contoh soal tes bakat skolastik LPDP dan kunci jawabannya. Perlu diingat, soal-soal di bawah ini hanyalah contoh saja.
1. EKSKAVASI =
A. Pengeboran
Berita Terkait
-
Berapa Passing Grade Tes Bakat Skolastik LPDP? Ini Triknya Agar Lolos
-
Usai Bertemu Prabowo, PSI soal Dukungan Capres: Kompas Kami Hari Ini Adalah Pak Jokowi
-
Penerima Beasiswa LPDP Capai 15 Ribu Orang per Tahun
-
Kumpulan Soal CPNS 2023 PDF, Try Out dan Jawaban Materi TKP hingga TIU
-
Obsession Media Group Gelar Obsession Talk 2023 Soal Investasi
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir