Suara.com - Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyambut baik penyelenggaraan Muktamar ke XXIII yang diselenggarakan oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Kota Medan. Bobby berharap, muktamar ini menghasilkan keputusan yang baik bagi bangsa Indonesia.
"Tentu kita berharap muktamar yang dilaksanakan nantinya membawa kebaikan bagi bangsa Indonesia," kata Bobby Nasution saat menjamu makan malam para peserta Muktamar ke XXIII IPM di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, (18/8/2023) malam.
Pada kesempatan tersebut, Bobby Nasution menceritakan gambaran anak muda di Kota Medan yang menurutnya lebih tertarik untuk ikut bergabung kedalam organisasi ormas ketimbang berkreatifitas.
"Saya melihat anak muda di Kota Medan ini kebanyakan lebih tertarik untuk bergabung menjadi anggota ormas. Kondisi ini yang kami coba pecahkan. Karena apabila hal ini terus dibiarkan maka akan menjadi kendala besar dalam mewujudkan Indonesia emas di tahun 2045,"ujar menantu Presiden Jokowi tersebut.
Untuk itu, Bobby mengaku tengah berupaya menjadikan anak muda di kota Medan lebih kreatif guna mewujudkan SDM yang unggul demi menuju Indonesia Emas di tahun 2045.
"Jadi kami bercita-cita menjadikan kota Medan yang hari ini menjadi kota terbesar ketiga di Indonesia tidak hanya dilihat dari luas wilayahnya saja melainkan juga dari SDM nya yang juga unggul,"ucapnya.
Di akhir sambutanya, Bobby Nasution berpesan agar seluruh pengurus IPM tetap menjalin kekompakan dan jangan sampai terpecah belah. Apalagi IPM ini beranggotakan anak-anak muda yang diharapkan kedepannya dapat melanjutkan pembangunan bangsa Indonesia.
"Karena itu kalian semua harus tetap kompak, sebab kedepanya kalianlah yang mengisi pembangunan selanjutnya. Apalagi diprediksi Indonesia di tahun 2045 akan menjadi empat besar kekuatan ekonomi dunia,"pesan Bobby Nasution.
Sementara itu, Ketua Umum IPM Pusat, Nashir Efendi mengapresiasi sikap Wali Kota Medan Bobby Nasution yang tegas dan terukur terhadap tindakan kriminalitas yang dilakukan oleh anak-anak muda.
Baca Juga: Bobby Nasution Terima Penghargaan Lencana Melati: Saya Dedikasikan untuk Aktivitas Gerakan Pramuka
"Dengan sikap tegas ini saya yakin pak Bobby dapat menjadikan Kota Medan sebagai titik episentrum di Indonesia,"pungkasnya.
Berita Terkait
-
Momen Jokowi Ajak Cucu Main di Mal Medan, Ketua Nahyan: Makasih Mbah
-
Muktamar XXIII di Medan, Ini 9 Nama Formatur Terpilih
-
Jokowi Kasih Teka-Teki Rambut Putih, Merah dan Hijau Saat Muktamar IPM di Deli Serdang, Apakah Itu?
-
Bobby Nasution Beri Penghargaan 8 Klinik & 11 Bapak Asuh Stunting
-
Bobby Nasution Beri Beasiswa 4 Petugas Paskibraka
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota
-
Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik
-
JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman
-
Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo
-
PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol
-
Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut
-
Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania
-
Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun
-
Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir
-
Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba