Suara.com - Kelompok BRICS yang beranggotakan lima negara, yaitu Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, akan mengadakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-15, yang akan dihadiri oleh kepala negara dan pemerintahan pada bulan ini. Bahkan Indonesia diwakili Presiden Jokowi pun turut hadir. Sehingga serba-serbi KTT BRICS pun menarik diketahui.
KTT BRICS ini pertama kali diadakan secara tatap muka, setelah pandemi Covid-19, di mana undangan KTT telah diperluas kepada 67 pemimpin negara dan pemerintahan di Afrika, Amerika Latin, Asia dan karibia. KTT ke-15 tersebut akan digelar di Johannesburg, Afrika Selatan pada tanggal 22-24 Agustus. Mari simak ulasan menarik di bawah ini seputar serba-serbi KTT BRICS.
Serba-Serbi KTT BRICS
Rencana perluasan anggota BRICS yang dibahas dalam KTT telah menarik perhatian banyak calon anggota, mulai dari Iran hingga Argentina. Mereka punya satu kesamaan tujuan, yaitu adanya keinginan untuk menyamakan kedudukan di kancah global yang dianggap banyak orang sebagai sesuatu yang merugikan mereka.
Di tengah ketidakpuasan yang meluas terhadap tatanan global yang ada, janji negara-negara BRICS untuk menjadikan kelompok ini sebagai pemimpin utama Global South, telah menemukan resonansi, meskipun masih belum ada hasil konkret.
Menurut pejabat dari Afrika Selatan yang menjadi tuan rumah KTT BRICS pada tanggal 22-24 Agustus 2023, ada 40 lebih negara yang telah menyatakan ketertarikannya untuk bergabung dengan blok perdagangan ini. Dan dari jumlah itu, lebih dari setengahnya bahkan telah mengajukan permohonan secara resmi.
Meskipun BRICS masih belum mengumumkan daftar lengkap kandidat-kandidat anggota tambahan, namun sejumlah pemerintah memang telah secara terbuka menyatakan ketertarikan mereka.
Iran dan Venezuela misalnya, yang dihukum dan dikucilkan oleh sanksi-sanksi,dan mereka sedang berusaha untuk mengurangi isolasi dan berharap blok ini bisa memberikan bantuan terhadap ekonomi mereka.
Sementara itu, kandidat-kandidat dari Afrika, Ethiopia dan Nigeria, tertarik dengan komitmen blok ini untuk melakukan reformasi di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang akan memberikan suara yang lebih kuat bagi benua ini. Negara-negara lainnya lebih menginginkan perubahan di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Dana Moneter Internasional (IMF), dan Bank Dunia.
Baca Juga: Mulai Berlaku Hari Ini, Aturan WFH PNS Jakarta Sampai Kapan?
Empat dari lima negara utama BRICS, yaitu Afrika Selatan, China, India, dan Brasil telah mengonfirmasi dan menyatakan kehadiran presiden serta pemimpin pemerintahan dalam KTT BRICS ke-15.
Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, Presiden China, Xi Jinping, Presiden Brazil, Luiz Lula da Silva, dan Perdana Menteri India, Narendra Modi, dijadwalkan akan hadir dalam KTT tersebut.
Sedangkan Presiden Rusia yaitu Vladimir Putin, tidak akan hadir secara langsung karena surat perintah penangkapannya telah dikeluarkan oleh Pengadilan Kriminal Internasional atas dugaan kejahatan perang di Ukraina.
Demikian serba-serbi KTT BRICS yang bakal dihadiri oleh Presiden Jokowi.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat
-
Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Demo Agustus, Syahdan Husein Soroti Kasus Aparat Bunuh Anak di Tual
-
Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini
-
KPK Ungkap Modus Budiman Bayu Sembunyikan Uang Gratifikasi Rp5,19 Miliar
-
KPK Ungkap Kasus Korupsi Bea Cukai Pengaruhi Maraknya Rokok Ilegal
-
Terungkap! Ini Alasan KPK Langsung Tangkap Kasi Intel Cukai
-
Demo di Mabes Polri, Mahasiswa UI Sindir Polisi Berpeci dan Berkerudung: Tak Bisa Pikat Hati Kami!
-
Ratusan Mahasiswa UI dan UPNVJ Mulai Datang! 'Polisi Pembunuh' Menggema di Depan Mabes Polri
-
Seskab Teddy Bantah Keras Isu MBG Habiskan Anggaran Pendidikan: Narasi Keliru!
-
Langgar Kidul: Kisah di Balik Tembok Cikal Bakal Muhammadiyah