Sayangnya, pihak RSUD tak bisa berbuat banyak karena kondisi daun telinga korban sudah putus hampir setengahnya, sehingga memerlukan perawatan dari rumah sakit yang lebih besar. Korban pun dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
Telinga tidak bisa disambung lagi
Meski sudah dirujuk ke RSUD di Surabaya, namun korban mengalami hal buruk. Tim dokter di rumah sakit Surabaya itu menyatakan tidak bisa menyelamatkan daun telinga korban. Daun telinga itu tak bisa disambung lagi karena sudah membusuk.
"Bagian telinga yang putus ternyata sudah membusuk, jadi tim dokter di sana (rumah sakit di Surabaya) tidak berani menyambungkan kembali," lanjut ayah korban.
Meskipun tidak memiliki daun telinga, pendengaran korban dinyatakan masih normal. Kini korban masih perlu perawatan untuk memulihkan bagian telinga yang putus, agar lukanya mengering.
Sementara itu, kasus gigit telinga teman ngaji tersebut tengah diselidiki oleh pihak kepolisian Polsek Pasuruan Kota. Selanjutnya, pelaku bakal diproses secara hukum, sesuai dengan laporan orang tua korban.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Suami Selingkuh dengan Teman Kantor, Langsung Labrak Saja atau Lapor ke RT Setempat Dulu Ya?
-
Nasib Apes Ramzie, Motor Nmax Beserta Tas Berisi Laptop Dibawa Kabur Teman Lama saat Kencing di Pinggir Jalan
-
Arti Mimpi Teman Meninggal Menurut Primbon Jawa, Bermakna Perpisahan hingga Rasa Bersalah
-
Ingin Memiliki Teman Luar Negeri? Coba 3 Aplikasi di Google Play Store Ini
-
Ini Tampang Guru Ngaji Cabul di Cianjur, Tega Gagahi Santri Sendiri
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat