Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Siti Nurizka Puteri Jaya meminta kepada Komnas Perempuan untuk mencegah upaya keadilan restoratif atau restorative justice terhadap kasus-kasus pelecehan seksual.
Permintaan itu disampaikan Nurizka dalam rapat dengar pendapat antara Komisi III dengan LPSK, Komnas HAM, Komnas Perempuan, dan KPK.
Nurizka sebelumnya juga meminta Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani untuk lebih aktif, khususnya terkait dengan kasus pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak di bawah umur.
"Tidak ada kata restorative justice untuk kasus pelecehan seksual, apalagi anak di bawah umur. Jadikan lah Komnas Perempuan ini sebagai benteng terakhir tempat pengaduan dan perlindungan bagi pejuang HAM perempuan," kata Nurizka, Rabu (30/8/2023).
Nurizka meminta agar Komnas Perempuan menyuarakan kasus-kasus terbaru dan kesetaraan hak para perempuan.
"Tolong ibu suarakan terus kesetaraan hak dan kasus-kasus terbaru yang melukai dan mengintimidasi hak para perempuan. Karena dengan hal-hal ini lah masyarakat dapat merasakan kehadiran Komnas Perempuan itu sendiri," kata Nurizka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion