Publik juga sontak bahagia dengan kabar baik yang digaungkan oleh Nadiem Makarim.
Beberapa warganet menuangkan kelegaan mereka lantaran menilai skripsi selama ini menjadi beban bagi mereka.
“Pak tolong cepat ditiadakan ya pak untuk skripsi, saya sudah stres banget pak skripsian,” tulis seorang warganet di kolom komentar unggahan Nadiem Makarim.
Warganet lain bahkan menilai kebijakan Nadiem positif bagi kesehatan mental.
“Bismillah pak semoga skripsi dihapus ya pak, tolong ya pak. Semoga bapak diberikan kesehatan dan saya juga diberikan kesehatan mental yang kuat juga pak,” tulis warganet lain.
Kubu kontra: Warganet
Sayangnya, tak sedikit juga warganet yang menilai kebijakan Nadiem sebagai kabar buruk.
Beberapa warganet di kolom komentar unggahan sang Menteri menilai kebijakan itu tak mendidik.
“Ya gini nih pendidikan tapi nggak mendidik,” bunyi salah satu contoh komentar negatif.
Baca Juga: Skripsi Bukan Lagi Syarat Lulus Perguruan Tinggi? Ini Kata Nadiem Makarim
Ada warganet yang menilai kebijakan Nadiem membuat mental pemuda tak lagi kuat.
“Makin kesini makin kesana, ya gini nih yang buat mental generasi sekarang cengeng menye-menye," tulis lainnya.
Warganet lain bahkan menilai kuliah tak lagi seru ketika skripsi dihapuskan.
"Yah jangan lah pak, tetap adain skripsi, nggak seru kuliah nggak ada skripsi,” tulis warganet.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Skripsi Bukan Lagi Syarat Lulus Perguruan Tinggi? Ini Kata Nadiem Makarim
-
Soal Skripsi Tak Wajib untuk Kelulusan Mahasiswa, Mas Menteri Nadiem: Jangan Keburu Senang Dulu
-
Perbedaan Skripsi dan Tugas Akhir Sarjana
-
Catat! Ini Syarat Baru untuk Lulus Kuliah S1: Skripsi Tak Lagi Diwajibkan
-
Tanggapi Kebijakan Nadiem Hapus Skripsi untuk Syarat Kelulusan, Dewan Pendidikan DIY: Tidak Masalah
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi