Suara.com - Baru-baru ini, selebgram asal Aceh ditangkap polisi karena promosi judi online di akun Instagram pribadinya. Lantas, siapa selebgram Aceh ditangkap polisi karena promosi judi online? Berikut ulasannya.
Diketahui, penangkapan selebgram tersebut bermula dari laporan warga lewat WA curhat Kapolresta Banda Aceh. Dalam laporan tersebut, warga menyampaikan adanya selebgram yang mempromosikan judi online.
Setelah menerima laporan tersebut, tim kepolisan Aceh pun langsung melakukan penyelidikan terhadap akun Instagram selebgram Aceh tersebut, lalu terjadilah proses penakapan di rumahnya.
Mungkin ada sebagian warganet yang penasaran siapa selebgram Aceh ditangkap polisi karena promosi judi online. Nah untuk mengetahuinya, simak pembahasannya berikut ini.
Diberitakan bahwa selebgram Aceh yang terjerat kasus promosi judi online ini diketahui berinisial SRC (27) warga Kab. Nagan Raya. SRC diringkus saat sedang bersama suaminya HF (30) di kediamannya.
Dalam penangkapan tersebut, Polisi menyita satu kartu ATM, satu ponsel Iphone 12 Promax, dan screenshoot-an akun Instagram milik SCR dengan followers 174K yang digunakan untuk endorse judi online.
SRC mengaku, ia mau menerima tawaran endorse judi online dari admin situs Maxgacor.Click dan Roboslot karena tergiur dengan bonus Rp 2,5 juta yang akan ia terima per bulan. Diketahui, SRC telah menjalani endorse tersebut selama 8 bulan.
Berdasarkan keterangan Polisi Aceh, sang suami HF mengetahui bahwa istrinya SRC melakukan endorse melalui akun Instagram pribadinya. Namun, ia tidak melaporkannya ke polisi.
Adapun alasan ia tidak melaporkannya lantaran tidak tahu kalau istrinya mempromosikan situs judi online. HF mengaku bahwa ia hanya mengetahui istrinya endorse produk kecantikan. Usai proses penyedikan, polisi pun melepaskan HF karena ia tidak terbukti terlibat kasus tersebut.
Baca Juga: 8 Selebgram Ditangkap karena Promosi Judi Online, Ada yg Untung Rp395 Juta
Atas perbuatan yang dilakukan SRC yang mempromosikan situs judi online, itu artinya ia melanggar Pasal 45 ayat (2) UU No 19 Th 2016 Perubahan atas UU No 11 Th 2008 tentang “Informasi dan Transaksi Elektronik.”
Ata perbuatan SRC tersebut, ia pun terancam Pasal 27 ayat (2) dengan pidana penjara selambatnya enam tahun dan/atau denda maksimal Rp 1 miliar.
Demikian ulasan mengenai siapa selebgram Aceh ditangkap polisi karena promosi judi online yang baru-baru ini menjadi perbincangan hangat warganet. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran