Suara.com - Berita ibadah dibubarkan kembali membuat publik riuh, dan kali ini terjadi di Padang, Sumatera Barat. Kala itu, jemaat GBI Solagracia Kampung Nias 3 Padang disatroni oleh massa yang datang ke rumah ibadah yang bertempat di sebuah rumah kontrakan.
Sekelompok massa tersebut menghentikan kebaktian yang tengah bergulir dengan khusyuk tersebut.
Kini terdapat perbedaan kronologi antara versi yang disampaikan oleh pendeta vs polisi.
Kronologi versi pendeta: Massa melempar kaca dengan batu
Hiatani Ziduhu Hia sang pendeta yang memberikan pelayanan firman di rumah ibadah tersebut memberi kesaksiannya terhadap kronologi insiden ini.
Sang pendeta kepada wartawan, Rabu (30/8/2023) mengungkap bahwa kejadian tersebut terjadi pada Selasa (29/8/2023) malam.
Kala itu, jemaat tengah melakukan pendalaman Alkitab sontak didatangi oleh beberapa kelompok masyarakat.
Ada seorang ibu-ibu yang mendatangi rumah ibadah tersebut dan melayangkan penolakannya terhadap kegiatan yang dilakukan. Suami sang ibu tersebut langsung mengaku bahwa rumah kontrakan tersebut adalah miliknya.
Pendeta dan beberapa perwakilan gereja langsung menjelaskan bahwa pihak RT dan pemangku kepentingan setempat juga sudah mendapat informasi bahwa rumah tersebut diperuntukkan sebagai tempat ibadah.
Baca Juga: Terjerat Dugaan Penipuan Sertifikat Tanah, Seorang Anggota DPRD Padang Dipolisikan
Pendeta Hiatani juga menjelaskan bahwa ibu tersebut melempari jendela rumah ibadah dengan bongkahan batu besar. Beberapa bagian dari massa yang berkumpul bahkan membawa senjata tajam.
Pendeta: Empat kali beribadah, baru sekali jadi masalah
Hiatani juga menjelaskan bahwa rumah tersebut telah empat kali menjadi tempat diselenggarakannya kegiatan ibadah. Jemaat umumnya memanfaatkan rumah kontrakan tersebut untuk pendalaman Alkitab.
Namun, baru kali ini jemaat mendapatkan pertentangan dari oknum masyarakat sekitar.
Kronologi versi polisi: Tegaskan bukan pembubaran
Penjelasan berbeda diberikan oleh pihak kepolisian setempat.
Berita Terkait
-
Terjerat Dugaan Penipuan Sertifikat Tanah, Seorang Anggota DPRD Padang Dipolisikan
-
Wulan Guritno Diperiksa Bareskrim Pekan Depan Terkait Promosikan Judi Online
-
Polisi Diduga Tidak Transparan di Kasus Kematian Dul Kosim, ISESS: Upaya Tutupi Pelanggaran Anggota Terstruktur
-
Wulan Guritno Buru-Buru Pulang ke Indonesia, Gegara Mau Diperiksa Kasus Promosikan Situs Judi Online?
-
Polisi Buru Pengendara Seret Anjing di Jalan Raya Kota Makassar
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Saksi TGPF Ungkap Alasan Kasus Pemerkosaan Massal Mei 1998 Sulit Diproses Hukum
-
Said Iqbal Desak UMP DKI 2026 Jadi Rp5,89 Juta: Kerja di Jakarta Itu Nombok
-
Buruh Kecewa, Agenda Audiensi di DPR Batal karena Anggota Dewan Sudah Pulang
-
Gus Yahya Persilakan KPK Periksa Semua Kader NU yang Terseret Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut
-
Pasang Badan, Gus Yahya Jamin Tak Ada Sepeser Pun Dana Korupsi Haji Masuk Kas PBNU
-
Bak Film Laga, Detik-detik Calo Akpol Rp1 Miliar Tabrak Mobil Polisi Saat Ditangkap
-
Divonis Bersalah Meski Bebas Bersyarat, Pendukung Laras: Ini Keadilan Setengah Jalan
-
Bukan Pak Ogah, Polisi Ungkap Dalang di Balik Rantai Viral Exit Tol Rawa Buaya
-
Mahfud MD Sebut Kapolri Akui Rekrutmen Polri Ada Titipan: Dibuat Kuota Khusus untuk Masukkan Orang
-
Fakta Penting Stunting dan Upaya Nyata Mengatasinya