Suara.com - Ridwan Kamil sudah pensiun dari jabatannya sebagai Gubernur Jawa Barat terhitung sejak Selasa (5/9/2023). Hal tersebut dikarenakan masa jabatannya telah habis.
Ridwan Kamil juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Jawa Barat karena telah mnegamanahi dirinya dan Uu Ruzhanul Ulum untuk memimpin Jawa Barat dalam kurun lima tahun terakhir.
"Terima kasih warga Jawa Barat, sudah memberikan restu dan semangatnya kepada kami untuk mengabdi, mudah-mudahan periode 2018-2023 akan diingat sebagai lima tahun yang luar biasa," ucap Ridwan Kamil.
Sumber Kekayaan Ridwan Kamil
Ridwan Kamil mengalami peningkatan harta kekayaan sejak awal menjabat hingga sekarang. Sumber kekayaannya berasal dari pekerjaannya sebagai arsitek.
Mantan Gubernur Jawa Barat ini pernah ikut andil dalam mendesain sejumlah bangunan, seperti museum Tsunami Aceh, Marina Bay Waterfront Master Plan Singapura, Beijing Finance Street Tiongkok, dan Bingbo Newton Tiongkok.
Perubahan Harta Kekayaan Ridwan Kamil
Selama menjabat sebagai orang nomor satu di Jawa Barat, Ridwan Kamil telah melaporkan harta kekayaannya dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
erakhir, pada Desember 2022, Ridwan Kamil dalam LHKPN nya tercatat memiliki kekayaan yang fantastis, yakni senilai 23,76 miliar rupiah.
Baca Juga: Pengamat Soal Nasib Ridwan Kamil: Kans Kecil untuk Jadi Bacawapres, Berpeluang Gantikan Anies
Berdasarkan LHKPN, kekayaan Ridwan Kamil tercacat berupa:
1. Tanah dan bangunan senilai Rp19.444.126.0002.
2. Alat transportasi dan mesin senilai Rp488.700.0003.
3. Harta bergerak lainnya senilai Rp429.080.0004.
4. Surat berharga senilai Rp720.000.0005.
5. Kas dan setara kas senilai Rp5.947.744.1886.
6. Harta lainnya senilai Rp213.295.7337.
7. Utang senilai Rp3.478.241.663
Berdasarkan hal tersebut, total kekayaan Ridwan Kamil setelah dikurangi utang menjadi Rp23.764.704.258. Angka tersebut naik bila dibandingkan dengan LHKPN nya pada tahun 2018.
Pada awal menjabat sebagai gubernur di tahun 2018, LHKPN milik Ridwan Kamil tercacat senilai 15,05 miliar rupiah atau lebih tepatnya Rp15.056.660.315. Artinya dalam kurun waktu lima tahun menjabat, harta kekayaan Ridwan Kamil naik senilai 8,7 miliar rupiah atau lebih tepatnya RP8.708.043.943.
Rencana Usai Pensiun
Setelah dirinya sudah tidak menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memberikan rencananya untuk masa depan. Rencana pertama yang akan dilakukan, yakni kembali menekuni profesinya sebagai arsitek.
Hal ini lantaran Ridwan Kamil merupakan lulusan Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Bandung pada 1995, dan Master of Urban Design dari Universitas California, Berkeley pada 2001.
Rencana kedua, pria yang akrab disapa Kang Emil ini ingin mengabdi untuk kemanusiaan. Hal ini dilakukan dengan mendirikan yayasan yang akan berfokus pada kemanusaan dankepemimpinan.
"Saya melihat dunia lebih luas membutuhkan saya, saya orang yang Insyaallah bisa mempengaruhi untuk berbuat kebaikan. Jadi lagi berpikir untuk mendirikan yayasan," ucap Ridwan Kamil.
"Ada dua hal, tentang kemanusiaan dan kepemimpinan, karena banyak orang yang ingin bergabung dengan saya untuk membantu orang lain,dan daripada melakukannya satu per satu, lebih baik di dalam sebuah organisasi," tambahnya.
Dalam rencana ketiganya, Ridwan Kamil mengungkapkan keinginannya untuk berkeliling dunia.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Pengamat Soal Nasib Ridwan Kamil: Kans Kecil untuk Jadi Bacawapres, Berpeluang Gantikan Anies
-
Duh! Indonesia Butuh 16.263 Penghulu, Tapi yang Tersedia Hanya 9.054 Orang
-
Ridwan Kamil Kode Bakal Ada Breaking News Pekan Depan, Terpilih Jadi Cawapres Prabowo atau Ganjar?
-
9 Gubernur yang Masa Jabatannya Berakhir Hari Ini: Ridwan Kamil hingga Ganjar Pranowo
-
Purna Tugas dari Jabatan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil: Saya Mau Urus Anak Dulu
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
BMKG: Cuaca Hari Ini Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Hampir di Semua Daerah
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis