Suara.com - Sudahkah Anda mendengar tentang rencana pembongkaran Patung Massa di Gowa? Hal ini terjadi beberapa waktu yang lalu, dan ditolak oleh warga. Patung ini sendiri dipertahankan oleh warga sekitar karena dinilai memiliki arti tersendiri, dan dianggap ikonik. Serba-serbi Patung Massa Gowa bisa Anda cermati di sini.
Rencana pembongkaran ini dinilai oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa adalah langkah yang tepat, karena patung tersebut dianggap mengganggu arus lalu lintas. Namun demikian aparat dihadang oleh masyarakat sekitar, sehingga pembongkaran urung dilaksanakan.
Sekilas Patung Massa Gowa
Patung Massa sendiri terletak di persimpangan tiga Jalan Kacong Daeng Lalang, Jalan Andi Tonro, dan Jalan Abdul Muthalib Daeng Narang, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu. Bagi masyarakat sekitar, patung ini tidak sekedar bangunan ikonik saja.
Patung ini dianggap melambangkan sejarah kekompakan dan perlawanan masyarakat melawan perampokan, penjarahan, dan pencurian di Kabupaten Gowa. Secara jelas patung ini menampilkan sosok tiga pria yang sedang mengeroyok satu perampok yang tertangkap.
Awalnya area tempat patung tersebut berdiri merupakan area perkampungan. Ketika terjadi pencurian, perampokan, atau tindak kejahatan lain, pelaku akan ditangkap dan dibawa ke titik tersebut untuk dimassa atau dipukuli beramai-ramai sebagai konsekuensi dari tindakannya.
Patung Massa juga dianggap sebagai landmark yang memudahkan warga sekitar atau orang yang berkunjung ke Gowa, untuk menemukan tempat-tempat di sekitarnya. Dengan acuan Patung Massa, banyak titik lebih mudah ditemukan.
Pada dasarnya, patung ini tidak hanya menjadi titik yang mudah dikenali, tapi memiliki banyak nilai historis, budaya, serta ciri khas dari Kabupaten Gowa secara umum.
Batal Dibongkar
Awalnya pembongkaran akan dilaksanakan oleh aparat dan perangkat pemerintah daerah Kabupaten Gowa. Namun hal ini urung dilakukan karena dihadang oleh warga, dan ada penolakan dari warga terkait rencana tersebut.
Pembongkaran sendiri dilakukan dalam rangka pelaksanaan rencana tata area ulang untuk Kabupaten Gowa, sehingga nantinya Patung Massa akan dihancurkan. Selain itu titik Patung Massa juga dikatakan menjadi salah satu titik kemacetan yang ada di Kabupaten Gowa, sehingga mengganggu aktivitas publik.
Warga kemudian membantah hal ini karena menilai simpangan tersebut memiliki luas jalan yang besar, dan tidak terjadi kemacetan seperti yang dikatakan.
Itu tadi sekilas mengenai serba-serbi Patung Massa Gowa yang hampir dibongkar oleh pemerintah daerah beserta jajaran aparat yang bertugas. Akhirnya, Patung Massa tidak jadi dibongkar, dan akan dilaksanakan pengkajian lebih lanjut terkait hal ini.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Cuma 5 Kilometer dari Patung Suro Boyo, Rooftop dan Bar Ini Sajikan Pemandangan Memikat Kota Surabaya
-
Persahabatan Difabel Reski dan Marwah Bikin Mewek Jutaan Orang, Bupati Gowa Sumbang Kursi Roda
-
Imbas Unjuk Rasa Aliansi Ojol di Patung Kuda, Transjakarta Lakukan Penyesuaian Rute
-
Viral Video Anggota Polantas Gowa Diduga Lakukan Pungli, Ini Klarifikasi Kapolres Gowa
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
IRGC Tangkap 2 Kapal di Sekitar Perairan Iran, Alasannya Bikin Kaget
-
Italia Desak Gencatan Senjata dan Pembukaan Selat Hormuz
-
Ungkap Alasan Polisikan Saiful Mujani, Relawan Prabowo: Narasi Makar Ganggu Kerja Presiden!
-
4 Bulan Tanpa Kejelasan, Korban Akademi Kripto Desak Polda Metro Segera Periksa Timothy Ronald
-
Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina
-
KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek DJKA Lewat Orang Kepercayaannya
-
Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi
-
Sasar Wilayah Tanpa Negeri, 103 Sekolah Swasta di Jakarta Resmi Gratis Mulai Juli Ini!
-
Konvoi Mobil Menteri Israel Tabrak Mati Bocah Palestina yang Lagi Naik Sepeda ke Sekolah
-
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Penjualan Phishing Tool, Pelaku Sejoli Asal NTT