- DPD Golkar DKI Jakarta mengadakan acara Buka Puasa Bersama sekaligus peringatan Nuzulul Quran pada Sabtu, 7 Maret 2026.
- Gubernur Pramono Anung memperkenalkan program "Mudik ke Jakarta" dengan diskon besar di pusat perbelanjaan untuk Lebaran.
- Pramono menjamin Jakarta terbuka tanpa Operasi Yustisia serta menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama.
Suara.com - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti acara Buka Puasa Bersama dan Peringatan Malam Nuzulul Quran yang digelar oleh DPD Golkar DKI Jakarta, Sabtu (7/3/2026).
Hadir dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rasa nyamannya berada di tengah-tengah kader partai berlambang pohon beringin tersebut, bahkan ia merasa seperti sedang berada di rumah sendiri.
"Terus terang saya datang ke Partai Golkar dua kali, sudah merasa seperti di rumah sendiri," kata Pramono mengawali sambutannya dengan nada akrab.
Dalam sambutannya, ia tidak hanya bicara soal birokrasi, tetapi juga memaparkan visi Jakarta yang lebih inklusif dan meriah menyambut hari kemenangan.
“Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian, saya tidak mau panjang-panjang. Dalam kesempatan ini saya menyampaikan terima kasih. Mudah-mudahan saudara-saudara sekalian bisa menikmati Ramadan ini dengan baik,” ujarnya.
Memanfaatkan momen tersebut, Pramono secara resmi memperkenalkan program unggulan menyambut Lebaran bertajuk "Mudik ke Jakarta".
Program ini bertujuan menjadikan Jakarta sebagai destinasi wisata dan belanja utama bagi warga yang tidak pulang kampung maupun turis domestik.
"Jakarta kali ini punya program namanya 'Mudik ke Jakarta'. Bagi siapa pun yang tidak bisa pulang kampung, jangan merasa tidak bisa bersilaturahmi. Kami akan memberikan lomba diskon di 103 pusat perbelanjaan di Jakarta. Bahkan beberapa mall akan memberikan diskon sampai 50-70 persen," jelasnya.
Selain pusat perbelanjaan, sektor perhotelan juga akan memberikan potongan harga yang signifikan agar warga bisa menikmati fasilitas kota dengan harga terjangkau selama libur Idulfitri.
Baca Juga: Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
Meski mendorong warga untuk berlebaran di Jakarta, Pramono memastikan Pemprov tetap memfasilitasi warga yang ingin pulang ke kampung halaman dengan menyediakan 700 bus mudik gratis untuk sekitar 26.500 orang.
Namun, ia memiliki pesan khusus bagi mereka yang ingin datang ke ibu kota. Pramono menjamin Jakarta akan menjadi kota yang ramah dan terbuka tanpa ada tindakan represif kependudukan bagi pendatang baru.
"Jakarta akan selalu terbuka bagi siapa saja. Saya tidak akan pernah menjalankan Operasi Yustisia untuk siapa pun yang datang ke Jakarta," tegasnya.
Menutup sambutannya, Pramono menekankan pentingnya menjaga toleransi di Jakarta. Ia mencontohkan bagaimana perayaan hari besar berbagai agama kini dirayakan dengan semarak di ruang publik.
"Besok kebetulan ada pawai Ogoh-ogoh di bulan Ramadan yang diadakan bersamaan dengan CFD. Mungkin besok baru pertama kali yang namanya Bundaran HI ada Penjor (hiasan bambu Bali). Itulah yang menunjukkan bahwa keberagaman Jakarta adalah kekuatan bagi kita semua," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Jakarta Tetap Terbuka bagi Pendatang, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Operasi Yustisi
-
Pusaran Korupsi Fadia Arafiq Seret Suami yang Anggota DPR dan Anak, Begini Respons Golkar
-
Dibongkar Bahlil, Ini Alasan Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik Timur Tengah
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal
-
Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!
-
Sindir Jokowi? Hasto Soroti Simbol 21061961 di Film Ghost in the Cell: Joko Anwar Sangat Cerdas!
-
Bikin Buruh Tertawa, Kapolri Ingin Jadi Aktivis Usai Pensiun: Mau Demo Pak Jumhur!
-
Abaikan Aspirasi Rakyat Berujung Korupsi, PDIP: Kasus BGN Harusnya Bisa Dicegah Sejak Awal!
-
Heroik! Niat Bantu Warga, Petugas Damkar Malah Tertimpa Gedung dan Harus Jalani CT Scan
-
Tolak Tawaran Masuk Pemerintahan Prabowo, Andi Gani: Saya Pilih Jadi Presiden Buruh
-
Transisi Energi di Laut Janjikan Masa Depan Hijau, Tapi Bagaimana Nasib Masyarakat Pesisir?
-
Waspada Badai PHK! Pemerintah Gelar Rapat Khusus Pekan Depan
-
Jaga Jarak Etik! Satgas PKH Harus Hindari Celah Konflik Kepentingan Dalam Penertiban