Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menambah rute khusus dari Puri Beta-Latuharhary (L13E). Layanan tersebut bakal diuji coba dengan 10 unit bus non-BRT yakni Metrotrans.
Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta Wibowo mengatakan, pada rute khusus tersebut ada 10 titik pemberhentian bus pada rute Puri Beta-Latuharhary, sedangkan Latuharhary-Puri Beta memiliki 13 titik pemberhentian.
Rinciannya, 10 titik tersebut mulai dari Puri Beta 2, Puri Beta 1, Simpang H Mukhtar Ciledug Raya, Menara Karya, Kemenkes 2, GOR Sumantri 2, Karet Kuningan 2, Kuningan Madya 2, Menara Duta, hingga Latuharhary
Sementara, 13 titik pemberhentian mulai dari Latuharhary, Kuningan Media, Wisma Budi, Karet Kuningan 1, GOR Sumantri 1, Mega Syariah, Patra Kuningan 1, RS Medistra, Pancoran Barat 2, Pancoran Barat 1, PMI, Sbr. Sulaiman, menuju Puri Beta 2.
"Uji coba layanan Transjakarta rute Puri Beta-Latuharhary dengan bus Metrotrans beroperasi setiap hari Senin-Jumat pukul 05:30 WIB - 07:00 WIB dan pukul 17:00 WIB - 20:40 WIB," ujar Wibowo kepada wartawan, Selasa (12/9/2023).
Uji coba layanan Transjakarta rute Puri Beta-Latuharhary ini disebutnya menjadi alternatif kepada pelanggan Transjakarta untuk layanannya.
Selama ini, Transjakarta juga melayani layanan ekspres 13E.
"Dengan bus Metrotrans juga akan memudahkan juga masyarakat yang ingin menggunakan moda transportasi dari titik pemberhentian," tutur Wibowo.
Lebih lanjut, Wibowo menuturkan uji coba layanan Transjakarta rute Puri Beta-Latuharhary dengan bus Metrotrans akan dievaluasi untuk mengetahui animo dari masyarakat.
"Hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan untuk layanan ini menjadi definitif," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar