Suara.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengakui memfasilitasi seorang perwira TNI untuk bertemu dengan mantan Komisaris Wijaya Karya Dadan Tri Yudianto, tahanan korupsi di lantai 15 Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Dadan Tri adalah salah satu tersangka kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung.
Pengakuan itu disampaikan Alex, guna membantah soal kabar Wakil Ketua KPK Johanis Tanak menemui Dadan.
"Jadi saya tekankan tidak ada pimpinan menemui tahanan. Saya tekan lagi, tidak ada satupun pimpinan yang bertemu atau berkeinginan untuk menemui dari tersangka tersebut," kata Alex di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (21/8/2023).
Peristiwa pertemuan itu kata dia, terjadi pada 28 Juli 2023, atau saat rombongan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI mendatangi Gedung Merah Putih KPK guna membahas kasus korupsi yang menjerat Kepala Basarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi dan Letkol Afri Budi Cahyanto.
"Sepertinya teman-teman juga sudah mendapatkan informasi bagaimana kondisi rapat saat itu, kan seperti itu. Kondisi rapat dengan KPK dan puspom TNI. Nah, berdasarkan situasi seperti itulah, kemudian, apa ketika rapat selesai, ada salah satu perwira yang mengatakan mengenal salah satu tersangka yang ditahan di (Gedung) Merah Putih KPK, dan meminta izin untuk bertemu," kata Alex.
Dia pun mengakui memberikan izin kepada perwira TNI itu untuk bertemu Dadan, karena pertimbangan situasi saat itu. Namun Alex tidak menjelaskan secara gamblang situasi yang dimaksudnya.
"Saya mengizinkan, saya tekankan, 'silakan', dengan melihat situasi dan kondisi saat itu, silakan. Tapi saya lupa, apakah saya juga menyebut silahkan diterima di lantai 15 , karena setelah itu saya langsung pulang," ujarnya.
Selanjutnya, Alex memerintahkan Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur untuk mengajukan bon, permintaan untuk mengeluarkan Dadan dari sel tahanan.
Baca Juga: Serahkan 2 Sertifikat Tanah ke Penyidik, Eks Ketua KONI Sumsel Hendri Zainuddin Ngaku Uang Pribadi
"Pak Asep-lah yang kemudian selaku penyidik tentu dengan prosedur yang ada, mengajukan lewat bon ya, permintaan untuk mengeluarkan tahanan, memfasilitasi pertemuan itu," katanya.
Alex menekan izin yang dikeluarkannya itu, tak lepas dari situasi rapat antara Puspom TNI dengan KPK.
"Sekali lagi pertemuan antara tahanan dengan salah satu anggota perwira TNI itu, itu tidak bisa dilepaskan, sekali lagi dari situasi saat itu. Situasi rapat yang terjadi di antara KPK dengan Puspom TNI," ujarnya.
Berita Terkait
-
Disebut Korupsi Dana Ospek Puluhan Juta Rupiah, Ketua BEM Undip: Ini Fitnah dan Pencemaran Nama Baik!
-
Reaksi Mengejutkan Yana Mulyana Usai Diberhentikan Tidak Hormat oleh Kemendagri
-
KPK Periksa Suami Maia Estianti Terkait Kasus Gratifikasi Eks Kepala Bea Cukai Yogyakarta
-
Serahkan 2 Sertifikat Tanah ke Penyidik, Eks Ketua KONI Sumsel Hendri Zainuddin Ngaku Uang Pribadi
-
Babak Baru Kasus Korupsi BTS Kominfo Johnny G Plate, Ini Profil Sekretarisnya yang Terima Dana Rp500 Juta 20 Kali
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?