Suara.com - Warga Kampung Bayam, Agus Hariyanto menyesalkan tindakan lamban Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara untuk menangani warga yang tinggal di tenda dekat Jakarta International Stadium (JIS). Sebab, warga disebutnya baru diperhatikan setelah menjelang gelaran Piala Dunia U-17 2023.
Menurut Agus, Pemkot baru belum lama ini meminta agar warga segera pindah dari tenda dekat stadion berkapasitas 82 ribu orang itu. Apalagi, terdapat juga rencana pembangunan trotoar untuk menunjang akses ke JIS.
"Karena kan mau dibangun (trotoar), ada piala dunia ngggak mungkin ya (diriin tenda). Makanya kita dari awal diriin tenda kok baru, ibaratnya dua kali ini baru ada info pembongkaran (tenda). Itu kan karena adanya piala dunia. Kalau nggak ada piala dunia malah cuek," ujar Agus saat dihubungi Suara.com, Jumat (22/9/2023).
Agus mengaku sudah satu tahun melakukan protes mendirikan tenda dan menjalankan aksi demonstrasi agar warga bisa menghuni Kampung Susun Bayam (KSB) yang dijanjikan eks Gubernur Anies Baswedan. Selama masa itu, Agus menyebut pihak Pemkot terkesan tak peduli pada nasib warga.
"Saya kan di tenda juga hampir mau setahun nggak ada pemerintah atau jakpro datang, nggak ada diskusi maunya apa. Kan gak ada selama itu. Baru pas lagi piala dunia aja tuh," ucapnya.
Kekinian, warga sudah diberi tenggat waktu sampai Jumat ini untuk pindah dari tenda ke Rumah Susun (Rusun). Namun, Agus meminta lokasi Rusun tak jauh dari JIS karena alasan jarak anak sekolah dan lokasi kerja.
"Makanya ini dicoba dari pihak pemerintah makanya mungkin solusi yang terbaik ya itu dipindahkan ke lokasi sementara gitu," pungkasnya.
Diketahui, JIS sendiri merupakan salah satu stadion yang akan menjadi venue gelaran sepak bola terbesar di dunia untuk usia di bawah 17 tahun itu.
Selain JIS, ada juga stadion lain yang akan menjadi venue, yakni Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Stadion Manahan Solo, dan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya mulai 10 November hingga 2 Desember 2023.
Baca Juga: Warga Kampung Bayam Korban Gusuran JIS Akhirnya Mau Direlokasi, Asal...
Rencananya, JIS bakal dijadikan tempat pertandingan-pertandingan Grup C (Brasil, Inggris, Iran, Kaledonia Baru) dan E (Prancis, Korea Selatan, Amerika Serikat, Burkina Faso).
Selain penyisihan grup, JIS juga akan digunakan untuk dua pertandingan babak 16 besar dan dua pertandingan perempat final.
Berita Terkait
-
Warga Kampung Bayam Korban Gusuran JIS Akhirnya Mau Direlokasi, Asal...
-
Jelang Piala Dunia U-17, Masih Ada 10 KK Eks Warga Kampung Bayam Terdampar di Tenda Dekat JIS
-
JIS Batal Jadi Venue Pembukaan Piala Dunia U-17, Kenapa?
-
Sejarah JIS: Dibangun Anies Rp 4,5 Triliun, Kini Dicoret FIFA dari Opening Piala Dunia U-17
-
Tagih Janji Pemprov DKI soal Rusun, Warga Kampung Bayam Demo di PTUN: Kami Tak Mampu Lagi Bayar Kontrakan!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah