Suara.com - Ratusan massa mengepung Kantor Bupati Pohuwato pada Kamis (21/09/2023) kemarin. Mereka melakukan aksi demonstrasi menuntut ganti rugi lahan yang tak kunjung selesai akibat pembangunan tambang emas PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS).
Hal ini pun membuat warga sekitar tambang memprotes dan menuntut Bupati Pohuwato Saipul Mbuiga untuk turun tangan menangani sengketa ini. Namun, Saipul yang tak kunjung menemui para demonstran membuat situasi memanas.
Puncaknya terjadi aksi anarkis dengan pelemparan batu dan kayu dari massa, serta pembakaran kantor bupati. Hal ini membuat suasana makin mencekam.
Saipul pun dituntut untuk segera menangani kasus warga yang berakhir dengan pembakaran kantor Bupati ini. Namun meski sudah diultimatum para demonstran, Saipul tetap tenang dalam menanggapi aksi anarkis ini.
"Kita akan tetap apel seperti biasa. Seperti yang sudah disampaikan oleh Gubernur. Pelayanan publik tetap akan dilakukan," ujar Saipul saat ditemui wartawan pasca kebakaran di Kantor Bupati Pohuwato terjadi pada Kamis (21/9/2023).
Saipul mengaku pihaknya akan segera menangani setiap keluhan masyarakat. Ganti rugi yang disebabkan oleh penambangan emas tersebut membuat beban Saipul bertambah, mengingat dirinya empat disebut sebagai "Bupati Termiskin" di Gorontalo.
Bukan tanpa alasan Saipul mendapatkan julukan itu. Ini karena diketahui dirinya memiliki hutang yang lebih besar dari total hartanya. Lalu, berapa sebenarnya harta kekayaan yang dimiliki Saipul? Simak inilah selengkapnya.
Saipul Mbuinga sendiri menjabat sebagai Bupati Pohuwato periode 2021 hingga 2024. Sebelum menjabat sebagai bupati, ia pernah menjadi anggota DPRD periode 2014-2019 dan 2019-2020. Jabatan sebagai anggota DPRD pun dilepaskan Saipul saat mencalonkan diri sebagai Bupati Pohuwato.
Berdasarkan LHKPN yang dilaporkan Saipul ke KPK pada periode 2022, Saipul diketahui memiliki hutang besar dan harta yang cukup sedikit, jika dibandingkan dengan harta kekayaan bupati lainnya.
Baca Juga: Dulu Dibangun Dengan Anggaran Rp 12 Miliar, Kini Kantor Bupati Pohuwato Ludes Terbakar
Berdasarkan LHKPN miliknya, Saipul tercatat memiliki harta tanah dan bangunan senilai Rp 165 juta. Ia juga diketahui memiliki Mobil Mitsubishi Minibus keluaran tahun 2003 senilai Rp 70 juta. Ditambah motor Yamaha keluaran tahun 2015 senilai Rp 12 juta.
Saipul juga diketahui memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 40 juta. Sedangkan untuk harta lainnya berbentuk kas dan setara kas, Saipul tercatat memiliki tabungan sebesar Rp 16 juta.
Namun, Saipul sendiri tercatat memiliki hutang sebesar Rp 449 juta. Hal ini membuatnya memiliki harta minus Rp 140 juta.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Dulu Dibangun Dengan Anggaran Rp 12 Miliar, Kini Kantor Bupati Pohuwato Ludes Terbakar
-
Penampakan Kantor Bupati Pohuwato Dibakar Massa karena Unjuk Rasa Tak Digubris
-
Polda Gorontalo Klaim 10 Anggota Polisi Terluka Saat Pengamanan Unjuk Rasa Berujung Pembakaran Kantor Bupati Pohuwato
-
Profil Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga: Bupati 'Termiskin' yang Kantornya Dibakar Massa
-
Klaim Situasi Sudah Kondusif Usai Massa Demo Bakar Kantor Bupati Pohuwato, Polri: Perlu Tahan Emosi dan Diri
Terpopuler
- 7 Mobil Bekas Keluarga 3 Baris Rp50 Jutaan Paling Dicari, Terbaik Sepanjang Masa
- JK Kritik Keras Hilirisasi Nikel: Keuntungan Dibawa Keluar, Lingkungan Rusak!
- Nikmati Belanja Hemat F&B dan Home Living, Potongan Harga s/d Rp1,3 Juta Rayakan HUT ke-130 BRI
- 5 Sepatu Running Lokal Selevel Asics Original, Kualitas Juara Harga Aman di Dompet
- Nikmati Segarnya Re.juve Spesial HUT ke-130 BRI: Harga Istimewa Mulai Rp13 Ribu
Pilihan
-
Peresmian Proyek RDMP Kilang Balikpapan Ditunda, Bahlil Beri Penjelasan
-
Resmi Melantai di Bursa, Saham Superbank Melambung Tinggi
-
Jadwal dan Link Streaming Nonton Rizky Ridho Bakal Raih Puskas Award 2025 Malam Ini
-
5 HP RAM 6 GB Paling Murah untuk Multitasking Lancar bagi Pengguna Umum
-
Viral Atlet Indonesia Lagi Hamil 4 Bulan Tetap Bertanding di SEA Games 2025, Eh Dapat Emas
Terkini
-
Sultan Dorong Ekstensifikasi Sawit di Papua dengan Tetap Jaga Keseimbangan Ekologis
-
Jakarta Tumbuh, Warga Terpinggirkan: Potret Ketimpangan di Pulau Pari, Marunda, dan Bantargebang
-
Fakta Baru Kasus Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Temukan 19 Luka Benda Tajam
-
Serikat Pekerja: Rumus UMP 2026 Tidak Menjamin Kebutuhan Hidup Layak
-
Peringati Hari Migran Internasional, KP2MI Fokuskan Perhatian pada Anak Pekerja Migran
-
Tak Ada Barang Hilang, Apa Motif di Balik Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon?
-
Diduga Serang Petugas dan TNI, 15 WNA China Dilaporkan PT SRM ke Polda Kalbar
-
Menkes Kirim 600 Dokter ke Aceh Mulai Pekan Depan, Fokus Wilayah Terisolasi
-
Prabowo Sindir Orang Pintar Jadi Pengkritik, Rocky Gerung: Berarti Pemerintah Kumpulan Orang Bodoh?
-
Imigrasi Ketapang Periksa 15 WNA China Usai Insiden Penyerangan di Tambang Emas PT SRM