Suara.com - Anggota DPRD Kota Samarinda Celni Pita Sari menjadi sorotan karena gaya hidup mewahnya. Melalui akun Instagramnya, Celni kerap mengenakan barang mewah bermerek Louis Vuitton, Hermes, dan lain sebagainya.
"Gaya Mewah Celni Vita Sari udh melekat dlm dirinya, padahal ia saat ini menjadi seorang pejabat publik, sikap dan perkataannya selalu dilihat. Tapi ini, malah suka pamer2 barang mewah bermerek Louis Vuitton yg terpampang jelas," ujar salah seorang warganet melalui akun X.
Melalui akun Instagramnya, Celni membagikan kunjungannya ke berbagai negara. Negara tersebut Thailand, HongKong, Jepang, Austria, Russia.
Kemudian, Celni juga pernah mengunjungi Belanda, Turkey, Korea Selatan, Finlandia, Swedia, Swiss, Belgia, Italia, Kanada, Vatican, Jerman, Taiwan, Iran.
Celni Pita Sari lahir di Samarinda pada 8 Oktober 1985. Celni menempuh pendidikan Sarjana Hukum dan Magister Hukum.
Dalam akun Instagramnya, Celni menjelaskan dirinya adalah Manager Timnas Futsal U20, Manager Timnas Futsal Putri, DPRD Kota Samarinda, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garda Pemuda NasDem (GPND) Kaltim, Borneo FC Women, dan Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
Berkenaan dengan hal tersebut, berikut harta kekayaan Celni Pita Sari, anggota DPRD Samarinda yang menjadi sorotan karena hidup mewahnya.
Melansir dari laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada periodik 2022, berikut ini harta kekayaannya:
Tanah dan Bangunan
Baca Juga: Profil dan Biodata Celni Pita Sari: Anggota DPRD Samarinda Ketahuan Pamer Hidup Mewah
Tanah dan bangunan yang dimiliki Celni Pita Sari senilai Rp6.455.000.000 atau Rp6 miliar. Tanah dan bangunan tersebut berasal dari hasil sendiri.
Celni memiliki tanah dengan luas 763 m2, 500m2, 500 m2, dan 400m2 di Samarinda. Kemudian Celni Pita Sari juga memiliki tanah dan bangunan seluas 60.29 m2, 330m2/270m2 di Jakarta Selatan dan Samarinda.
Alat Transportasi dan Mesin
Celni Pita Sari memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp360.000.000 atau Rp360 juta. Transportasi yang dimilikinya, antara lain Toyota New Camry 2.4 V T Tahun 2011 dari hasil sendiri senilai Rp180.000.000 atau Rp180 juta. Kemudian Toyota Hilux 3 OG DC 4X4 MT Tahun 2011 hasil sendiri Rp180.000.000 atau Rp180 juta.
Harta Bergerak Lainnya, Kas dan Setara Kas
Celni Pita Sari juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp350 juta. Kemudian, Celni memiliki harta berupa kas dan setara kas senilai Rp700 juta.
Celni tidak memiliki harta berupa surat berharga serta harta lainnya. Namun, Celni memiliki hutang senilai Rp1.141.540.686 atau Rp1,5 miliar, sehingga total kekayaannya Rp6.723.459.314 atau Rp6,7 miliar.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Profil dan Biodata Celni Pita Sari: Anggota DPRD Samarinda Ketahuan Pamer Hidup Mewah
-
Kalah Saing, DPRD DKI Usul Pemprov DKI Alih Fungsi Kios Pasar Tanah Abang Jadi Studio Live Shopping
-
Jokowi ke Samarinda, Sistem Pembayaran Digital di Pasar Merdeka Dipuji Modern
-
Belum Lunas, Mobil Anggota DPRD Kota Depok dari PKB Disita Debt Collector
-
Collabonation Tour Hadir di Samarinda, Boyong Musisi Terkenal Indonesia
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?
-
Aksi Kamisan Yogyakarta: Soroti Kekerasan Aparat di Tual dan Penghormatan bagi John Tobing
-
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Tersangka Baru Kasus Korupsi Impor
-
DPR Segera Panggil PT Agrinas Terkait Impor 105 Ribu Mobil Pickup India
-
Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Edward Corne Divonis 10 Tahun Penjara
-
Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR
-
Bye-bye Tiang Monorel! Rasuna Said Bakal Punya Trotoar Estetis dan Jalur Sepeda Modern
-
Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif
-
Bawa Reserse dan Labfor, Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Anak Gajah Mati di Tesso Nilo