Bulan September 2023 hanya tinggal tersisa beberapa hari terakhir, sebentar lagi kita akan menyambut bulan Oktober 2023 yang menunjukkan semakin dekat kita pada akhir tahun 2023. Tak sedikit orang yang mencari perhitungan Kalender Jawa pada bulan Oktober 2023.
Banyak orang terlebih masyarakat suku jawa masih menggantungkan perhitungan kehidupan sesuai dengan perhitungan Kalender Jawa.
Seperti yang diketahui, Kalender Jawa mempunyai perhitungan yang unik dan juga berbeda. Perhitungan pada Kalender Jawa sangat berbeda jauh dengan Kalender Gregorian dan juga Kalender Hijriyah.
Perhitungan Kalender Jawa sendiri merupakan warisan budaya dan pengetahuan lokal dari masyarakat suku Jawa. Sampai saat ini, Kalender Jawa yang merupakan peninggalan para leluhur masih banyak dipergunakan.
Adapun keunikan dari Kalender Jawa ini terletak pada konsep yang disebut dengan Hari pasaran. Berbeda dengan Kalender Gregorian yang mempunyai tujuh hari dalam satu minggu, Kalender Jawa hanya memiliki lima hari pasaran.
Adapun kelima hari pasaran tersebut meliputi Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Selain itu, Kalender Jawa kerap kali digunakan oleh berbagai orang untuk mengetahui weton dan angka neptu.
Konsep weton dan neptu ini tak hanya dipercayai oleh masyarakat Jawa, tetapi juga diterima oleh berbagai suku yang ada di Nusantara.
Pada bulan Oktober 2023 ini, berdasarkan perhitungan Kalender Jawa, bulan tersebut jatuh pada bulan Mulud dan Bakda Mulud 1958 dan tanggal 1 Oktober 2023 berpadanan dengan 16 Bakda Mulud 1957 - Minggu Kliwon, Md Kuningan.
Dalam Kalender Gregorian, bulan Oktober 2023 mempunyai 31 hari. Namun, dalam Kalender Jawa, periode Oktober 2023 Gregorian dimulai dari tanggal 16 Kliwon dan berakhir juga pada tanggal 16 Kliwon.
Baca Juga: Hari Ini 21 September 2023 Malam Jumat Apa dalam Kalender Jawa? Waspada, Arwah Begentayangan!
Tak hanya istilah hari pasaran, Kalender Jawa juga dikenal dengan konsep wuku.
Adapun Kalender Jawa Oktober 2023 adalah sebagai berikut:
1 Oktober 2023 = Minggu, 16 Kliwon, Wuku Medangkungan, Hari Baik
2 Oktober 2023 = Senin, 17 Legi, Wuku Medangkungan, Sengkan
3 Oktober 2023 = Selasa, 18 Pahing, Medangkungan, Hari Baik
4 Oktober 2023 = Rabu, 19 Pon, Medangkungan, Hari Baik
Berita Terkait
-
Daftar Tanggal Merah Bulan Oktober 2023, Apakah Ada Hari Libur Nasional?
-
Jadwal Hari Penting Oktober 2023 Lengkap Hari Libur dan Cuti Bersama
-
Kalender Jawa Oktober 2023 Lengkap dengan Pasaran
-
Hari Ini Malam Rabu Apa? Ini Peruntungan Weton Rabu Legi Menurut Kalender Jawa
-
Hari Ini Selasa Apa? Ini Peruntungan Weton Berdasarkan Kalender Jawa
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Ditopang Pemilih Gen Z
-
Awal Puasa Ramadan 2026 Versi Pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan BRIN
-
BPS Kalbar Catat Makan Bergizi Gratis Ubah Pola Konsumsi, Tekan Beban Belanja Keluarga Miskin
-
Jusuf Kalla Tekankan Kerugian Ekonomi Akibat Banjir, Ajak Warga Jakarta Jaga Lingkungan
-
Geger Unpam Serang, Mahasiswi Tewas Jatuh dari Lantai 2, Murni Kecelakaan atau Kelalaian Kampus?
-
Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah di Probolinggo, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
-
Kemenhut Bidik Aktor Intelektual di Balik Tewasnya Gajah Sumatra di Konsesi Riau
-
Prabowo Janjikan Biaya Haji Turun Drastis, Bangun 'Kampung Haji' di Mekkah
-
Ogah Masuk Gorong-gorong Mirip Jokowi, Pramono: Yang Bekerja Otaknya
-
Guyon Ogah Masuk Gorong-gorong, Pramono Pilih Kerja Pakai Otak dan Pikiran