M juga diduga sosok yang bandel, karena sudah dua hari tidak bersekolah, dengan alasan ingin pergi memancing.
Dan dari hasil pemeriksaan, Iptu Nur Hayati menyatakan, pelaku adalah sosok yang kurang mendapatkan pengawasan dari orang tuanya.
DI hari peristiwa dugaan pelecehan seksual itu terjadi, ternyata M tengah kabur dari rumah orang tuanya, dengan alasan ingin pergi ke rumah saudaranya di Jalan Raya Margonda.
Pihak sekolah berikan sanksi pada M
Dari kejadian dugaan pelecehan seksual itu, pihak Polres Metro Depon telah memeriksa korban dan tersangka. Tak hanya itu, polisi juga mendatangi orang tua dan pihak sekolah tempat tersangka belajar.
Kepala Unit PPA Polres Metro Depok, Iptu Nur Hayati mengatakan, atas kejadian itu, pihak sekolah turut memberikan sanksi pada M.
Namun Iptu Nur Hayati tidak menjelaskan lebih rinci dan lebih detil mengenai sanksi yang diberikan M dari pihak sekolah.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Baca Juga: Dituding Berulang Kali Lakukan Pelecehan Seksual, Dukuh Sumbermulyo Wonosari Dituntut Mundur
Berita Terkait
-
Dituding Berulang Kali Lakukan Pelecehan Seksual, Dukuh Sumbermulyo Wonosari Dituntut Mundur
-
Bupati Maluku Tenggara Diduga Lecehkan Karyawan, Kris Dayanti Angkat Suara
-
Begal Payudara Kembali Berkeliaran di Depok, Kali Ini Korbannya Mahasiswi UI: Pelaku Masih Anak-anak
-
Kronologi Nadin Amizah Alami Pelecehan Seksual, Video Kejadian sampai Viral
-
Mobil Innova Saksi Bisu Predator Seks Di Nagan Raya Aceh Perkosa Korbannya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo