Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo baru-baru ini viral saat menonton olahraga basket bersama Presiden Jokowi. Bagaimana tidak, sang Menpora terciduk dipelototin paspampres saat duduk di samping orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Videonya beredar luas di media sosial dan salah satunya dibagikan oleh akun Twitter atau X @/narkosun. Akun ini menunjukkan saat Menpora Dito duduk di sebelah Presiden Jokowi.
Dalam video, terlihat Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam panjang, tampak duduk santai dan tenang. Berbeda dengan Menpora Dito yang terlihat asyik bernyanyi dan berjoget, sambil menggeleng-gelengkan kepalanya di tempat duduk saat menyaksikan pertandingan basket.
Aksi Menpora Dito berjoget itu sendiri berlangsung beberapa saat, sampai akhirnya ia mendadak menciut. Bukan tanpa sebab, ternyata Menpora Dito dipelototin oleh paspampres Jokowi yang duduk di belakang.
Begitu adu tatapan dengan sang paspampres, Menpora Dito langsung memposisikan tubuhnya dengan diam dan menghapus keceriaan dari wajahnya. Ia juga tampak duduk tegak dan menunjukkan ekspresi yang serius sambil melihat ke arah pertandingan.
"Lagi asyik joget, dipelototin paspampres," tulis warganet ini sambil menambahkan emoji menangis, seperti dikutip Suara.com pada Kamis (28/9/2023).
Hingga berita ini dipublikasikan, video Menpora Dito dipelototin paspampres hingga ekspresinya mengenaskan itu telah disaksikan 270 ribu kali dan mendapatkan ribuan tanda suka.
Kolom komentar postingan video itu juga dibanjiri warganet dengan beragam pendapat. Tak sedikit yang menuliskan komentar kocak mengenai kejadian langka tersebut.
"Pas amat," sahut warganet dengan emoji ngakak.
Baca Juga: Jokowi Unggah Doodle Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2023, Ada Gwenchana Hingga Tradisi Grebeg
"Langsung klakep," celetuk warganet geli.
"Kayaknya masih ada sisa dampak obat semalam," tulis warganet.
"Nyalinya langsung menciut," tambah yang lain.
"Aku pas lagi pecicilan dirumah orang dan dipelototin ibu," komentar warganet.
"Baru kena lagu Coklat aja dah geleng-geleng nih, apalagi kena dangdut koplo ini menteri," timpal lainnya.
"Lagi joget dipelototin duit korupsi BTS," sindir warganet.
Berita Terkait
-
Jokowi Unggah Doodle Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2023, Ada Gwenchana Hingga Tradisi Grebeg
-
Ditinggal Kekasih Nikah, Pemuda di Pasuruan Ngamuk Rusak Rumah Tetangganya
-
Restauran Mie Gacoan di Medan Digeruduk Ormas Berseragam, Alasannya karena Tak Diizinkan Kelola Parkir
-
Viral! Ogah Split Bill Rp 2,5 Juta Saat Kencan, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polisi
-
Eks Politisi NasDem Sebut Surya Paloh Takut sama Jokowi: Dia Lagi Cari Jalan Tinggalkan Anies
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta
-
DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna
-
Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!
-
Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil
-
Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati