Suara.com - Salah satu kursi kantor yang punya penampilan elegan adalah kursi kulit. Tidak heran bila harga kursi ini lebih mahal dibandingkan bahan kursi lainnya.
Untuk itulah, perawatan kursi kantor kulit pun perlu dilakukan dengan baik. Selain buat menjaga kualitasnya, kamu juga bisa memakainya dalam waktu yang lebih lama.
Lantas, bagaimana cara membersihkan kursi kulit yang tepat? Simak berikut ini.
1. Gunakan Cairan Pembersih Khusus
Cara pertama adalah memakai cairan pembersih khusus yang dirancang khusus untuk bahan kulit. Namun, pastikan kamu membaca panduan cara membersihkannya pada kursi kulit. Soalnya, tidak semua bahan kulit bisa memakai cairan pembersih.
Selain itu, hindari menyemprotkannya langsung di atas permukaan kursi. Lebih baik aplikasikan cairan pembersih pada kain lembut. lalu gosok lembut dengan gerakan melingkar. Jadi, kotoran, noda, dan minyak yang menempel pada permukaan kursi bisa terangkat.
2. Angkat Debu dengan Vakum
Kamu juga bisa menghilangkan debu yang mungkin menempel pada kursi kulit dengan memakai vakum. Pilih nozzle yang ada sikatnya biar tidak menggores permukaan kursi. Pastikan juga kamu membersihkan area lipatan dan sudut kursi. Jadi, kursi benar-benar bersih.
3. Bersihkan dengan Campuran Air dan Sabun
Baca Juga: Interior Makeover dalam Menyiasati Hunian Mungil dan Minimalis
Cara berikutnya adalah membersihkan kursi kulit menggunakan campuran air hangat dan sabun ringan. Gunakan kain lembut yang telah dibasahi dengan campuran ini untuk mengelap permukaan kursi secara menyeluruh.
Pastikan juga menghapus residu sabun dengan kain yang sudah dibasahi dengan air bersih. Terakhir, keringkan kursi memakai kain bersih yang lembut.
Tidak sulit bukan menjaga kebersihan kursi kantor kulit? Nah, kamu bisa membeli berbagai model kursi kantor terbaik hanya di ruparupa.
Di sini, kamu juga dapat belanja perlengkapan rumah tangga dan perabot berkualitas dari merek-merek ternama milik Kawan Lama Group, yaitu ACE, INFORMA, INFORMA Electronics, INFORMA Sleep, Pendopo, Toys Kingdom, ATARU, Krisbow, Pet Kingdom, SELMA, THYS, Chatime, Ashley, EYE SOUL, dan masih banyak lagi.
Berita Terkait
-
5 Hal Terlarang saat Menggunakan Komputer Kantor, Awas Bisa Dipecat!
-
3 Ide Outfit ala Sherina Seperti di Film, Cocok Buat ke Kantor Sampai Nongkrong
-
Interior Makeover dalam Menyiasati Hunian Mungil dan Minimalis
-
Ajak Desainer Lokal Unjuk Gigi Lewat Kompetisi Desain Interior Toko
-
5 Potret Interior Rumah Kucing yang Lebih Mewah dari Rumah Manusia
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
Hapus Jejak Palestina! Amnesty Ungkap Pembersihan Etnis Terstruktur oleh Militer Israel
-
Mahasiswa UI, IPB, hingga Pancasila Bersatu di Depok, Susun Tuntutan untuk Pemerintah
-
Tangkis Isu Anti-Asing, Prabowo: Investor Antre Masuk, Hanya yang 'Liar' Tak Suka Aturan!
-
Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi
-
Bocah 6 Tahun Diduga Dibully hingga Kesetrum Tiang Listrik di Taman Kramat Pulo
-
Jangan Cuma Naikkan Harga! Publik Tagih Transparansi Komponen Pembentuk Harga Pertamax
-
MBG Watch 'Segel' Kantor Badan Gizi Nasional, Tuntut Moratorium dan Audit Total
-
Harga Pertamax Meroket, Media Asing: Tekanan Makin Berat Buat Rakyat Indonesia
-
Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng
-
Main Mata Audit Smart TV! KPK OTT 5 ASN BPK Pengembangan Kasus Bupati Muara Enim