Suara.com - Warga Koja, Jakarta Utara sempat digegerkan dengan penemuan mayat bos travel Hamka Rusdi (50) dan bayinya, AQA (usia 11 bulan) yang sudah dalam kondisi membusuk di rumahnya. Beruntungnya, sang istri Nuhikmah Pujiantia (30) dan anak sulung berinisial ADA (2) masih bisa diselamatkan warga ditemukan sudah menjadi mayat.
Salah seorang tetangga Hamka, Fitra mengatakan, saat jenazah Hamka dan anak keduanya ditemukan tewas. Kondisi anak sulung Hamka begitu mengenaskan. Anak itu seakan tidak terurus.
“Anaknya bau pesing, rambutnya lengket, lepek kayak kurang keramas. Bajunya kotor, ada darahnya, kukunya item-item,” kata Fitra, kepada awak media di lokasi, Selasa (31/10/2023).
Tak hanya itu, kondisi anak itu makin memprihatinkan jika terlihat dari pakaian yang dikenakan. Pasalnya, anak perempuan Hamka separuh telanjang, karena hanya memakai kaos yang lengannya terpasang separuh.
“Gak pake pampers (popok). Telanjang separuh cuma bajunya tangan masuk satu,” jelasnya.
Anak tersebut, lanjut Fitra, hanya bisa menangis saat dievakuasi ke luar rumah. Meski sebelumnya, Fitra yang mengontrak warung tepat di bawah kediaman Hamka tidak pernah mendengar anak itu menangis.
"Anaknya cuma bisa nangis," katanya.
Sementara istri Hamka, Nurhikmah, kata Fitra terlihat linglung saat dievakuasi keluar rumah. Ia hanya mengenakan daster, dengan kondisi rambut yang berantakan.
Telapak kaki Nurhikmah, lanjut Fitra, juga terlihat bekas darah yang mengering.
“Istrinya linglung, lemes rambut acak-acakan, kurus. Pakai daster ijo panjang. Telapak kakinya ada darah kering,” tutup Fitra.
Tercium Bau Busuk
Sebelumnya, seorang ayah bernama Hamkah Rusdi dan anaknya yang berinisial AQA yang berusia 11 bulan, tewas di rumahnya, Jalan Balai Rakyat V, RT6/3, Tugu, Koja Jakarta Utara, Sabtu (28/10/2023). Penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan warga sekitar yang mencium bau busuk.
Saat masuk ke dalam rumah, warga melihat istri Hamkah, Nurhikmah Pujiantia dan anaknya ADA (2) dalam kondisi lemas. Nur kemudian menunjuk ke arah Hamka sudah dalam kondisi meninggal dua bersama AQA.
Hamzah diduga meninggal dunia sejak seminggu lalu. Sementara AQA tewas sekira 3 hari lalu.
Perkiraan ini merujuk pada kondisi jasad korban yang telah membusuk. Kekinian tim kedokteran forensik RS Polri masih melakukan autopsi terhadap kedua jasad korban. Autopsi dilakukan untuk mendalami penyebab pasti daripada kematiannya.
Berita Terkait
-
Misteri Bos Travel dan Bayinya Tewas Membusuk di Koja, Cerita Tetangga Curigai Bau Bangkai di Rumah Hamka
-
Libatkan Para Ahli, Polisi Olah TKP Ulang Kediaman Ayah Dan Anak Tewas Membusuk Di Koja
-
Istri Ayah dan Anak yang Tewas Membusuk di Koja Diduga Tak Makan Berhari-hari, Kepala RS Polri: Kondisinya Lemah
-
Kondisi Jasad Ayah dan Anak di Koja Sudah Membusuk, Kepala RS Polri Duga Sudah Meninggal Seminggu Lalu
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua