Suara.com - Profil dan biodata Frederic Landau baru-baru ini ramai diperbincangkan di media sosial. Hal ini bermula dari sebuah video wawancara anggota Intelijen Israel oleh anchor dari televisi India yang kemudian viral di media sosial.
Adapun video durasi 1 menit 16 detik tersebut memperlihatkan Frederic Landau yang diwawancarai oleh news anchor India pada 18 Oktober 2023. News anchor tersebut tampak memakai sari dengan perpaduan warna hijau, merah dan hitam seperti bendera Palestina.
Frederic Landau merasa terintimidasi dengan pakaian yang dikenakan oleh pembaca berita. Padahal pakaian khas India milik pembaca berita itu tidak ada maksud kesana.
“Dan aku bisa lihat warna (sari) yang Anda gunakan malam ini dan itulah kenapa aku dengan sengaja mengenakan biru dan putih (pakaian),” ucap Frederic pada Shreya.
Sebagai catatan, warna biru dan putih merupakan warna yang digunakan pada bendera Israel. Jadi, Federic mengenakan warna biru putih untuk menunjukan bahwa dirinya adalah Israel.
“Dengan segala hormat, hijau, merah dan hitam yang Anda kenakan malam ini, biru dan putih akan selalu menang,” ucapnya lagi.
Pernyataan Frederic tersebut tentu saja langsung membuat Shreya bingung karena dia tak merasa mendukung salah satu pihak. Dia pun mencoba menjelaskan baju sari yang dikenakannya pada Frederic.
“Saya mau memberi tahu Anda, Frederic. Baju yang saya pakai ini adalah sari dan ini adalah milik nenek saya. Kalau dia masih hidup, dia berusia sekitar 105 tahun sekarang,” ucap Shreya.
Video tersebut pun langsung ramai diperbincangkan diberbagai negara dan viral, termasuk di Indonesia. Bahkan dalam sebuah unggahan di Twitter disebutkan bahwa Frederic jadi 'ketar-ketir' cuma gara-gara warna pakaian.
Baca Juga: Daftar Produk Skincare Israel Kena Gempur Boikot, Apa Saja?
"udah liat ini belum? baru warnanya aja yang sama langsung ketar-ketir wkwkwk," tulis akun tanyakanrl.
Viralnya video tersebut membuat publik penasaran sebenarnya siapa Frederic Landau sebenarnya. Nah bagi yang ingin mengenak sosoknya, berikut ini profil dan biodata Frederic Landau.
Profil Frederic Landau
Frederic Landau merupakan anggota pasukan Khusus Intelijen Israel. Selain itu, Ia juga seorang CEO PLC Global Services, sebuah perusahaan konsultan bisnis dan penyedia layanan pengembangan komersial .
Dengan pengalaman lebih dari lima tahun dalam peran ini, saya telah berhasil mengelola banyak proyek di berbagai sektor dan wilayah, memberikan solusi dan nilai berkualitas tinggi kepada klien kami.
Frederic mendapatkan gelar Master of Public Policy (MPA) dari Reichman University dan Bachelor of Arts (BA) di bidang Sejarah seta The Hebrew University of Jerusalem di Ilmu Politik.
Sebelum bergabung dengan PLC, Frederic bekerja sebagai penasihat strategis untuk beberapa politisi dan penasihat senior Menteri Dalam Negeri di Israel. Saat ini, Frederic telah disibukan sebagai salah satu pasukan Khusus Intelijen Israel.
Demikian ulasan mengenai profil dan biodata Frederic Landau yang belakangan ini sedang jadi ramai diperbincangkan diberbaga Negara, termasuk Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik