Suara.com - Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya meluncurkan Hotline Center baru sebagai sarana informasi bagi para pelanggan. Dengan kebijakan ini, tersedia nomor baru 1500-223 yang bisa dihubungi oleh para pelanggan di seluruh wilayah Jakarta.
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasruddin mengatakan, Hotline Center PAM Jaya sebelumnya terbagi menjadi dua, yaitu 021-2997 9999 untuk wilayah barat dan 021-8690 9999 untuk wilayah timur.
Hotline Center nomor 1500-223 merupakan layanan satu nomor alias Single Number. Pelanggan di wilayah timur dan barat tidak perlu lagi menghubungi nomor yang berbeda.
"Pada 10 November 2023 untuk nomor call center akan menjadi satu nomor saja, yaitu 1500-223. Jadi, pelanggan wilayah barat maupun timur bisa menghubungi PAM ke nomor yang sama," ujar Arief.
Ia menyatakan, pihaknya terus berupaya memberikan layanan terbaik untuk masyarakat. Menurutnya, menyediakan sarana informasi tentang sumber air bersih kepada masyarakat merupakan salah satu komitmen PAM Jaya.
Sebelum meluncurkan Hotline Center Single Number, PAM Jaya sudah menyediakan layanan yang bisa dihubungi masyarakat melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp. "Tujuan dari publikasi Hotline Center PAM Jaya ini adalah agar pelanggan dan masyarakat di DKI Jakarta dapat mengetahui dan memahami kanal terkait pelaporan, apabila terdapat keluhan ataupun informasi yang terkait dengan pelayanan PAM Jaya," tutur Arief.
Dengan layanan Hotline Center yang ada saat ini, masyarakat serta para pelanggan dapat mengakses secara efektif melalui saluran komunikasi telepon yang beroperasi 24 jam setiap hari. Selain itu, layanan Hotline Center juga tersedia melalui website dan media sosial, yakni www.pamjaya.co.id, WhatsApp 0812-1222-2423, Twitter @pamjaya_dki, Instagram @pamjaya_dki, Facebook Perumda Air Minum Jaya, TikTok pamjaya_dki, dan kanal YouTube PAM JAYA DKI JAKARTA.
Arief menegaskan, setiap aduan yang diterima melalui layanan ini akan ditindaklanjuti sesuai dengan keluhan pelanggan. "Biasanya tindak lanjut pelaporan itu dilakukan dalam tempo 1x24 jam, jika sifatnya perbaikan ringan. Sekali lagi, itu sangat bergantung pada situasi, kondisi, serta infrastruktur yang akan diperbaiki," jelasnya.
Tak hanya untuk menyampaikan aduan, Hotline Center ini juga bisa diakses bagi masyarakat yang ingin menjadi pelanggan baru PAM Jaya. Informasi lainnya terkait tagihan pun bisa diterima melalui layanan ini.
Baca Juga: Pemprov DKI Minta Daerah Penyangga Juga Ikut Gelar Razia Tilang Uji Emisi
"Hotline ini juga dapat menjadi akses bagi calon pelanggan yang ingin memasang sambungan baru PAM di rumah. Jadi sebagai langkah awal bisa menghubungi ke call center," ucap Arief.
Peluncuran Hotline Center PAM Jaya
Hotline Center telah diresmikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Joko Agus Setyono, dalam acara bertajuk "Konser Semangat PAM" yang digelar di Silang Barat Monas, Jakarta Pusat, Jumat (10/11) malam lalu. Peresmian dilakukan dengan menekan tombol secara simbolis, sebagai penanda perubahan akses baru PAM Jaya dalam memudahkan pelayanan bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Joko berharap, PAM Jaya bisa segera mempercepat aduan warga dan mengakselerasi upaya memperluas layanan hingga seratus persen cakupan wilayah Jakarta.
"Pesan saya kepada PAM Jaya adalah untuk menyiapkan Call Center-nya. Kalau ada yang nelpon, segera direspons dengan cepat," jelas Joko.
"Hal ini dilakukan semata-mata untuk memberikan layanan optimal kepada masyarakat. Lalu, DKI Jakarta sudah memberikan mandat kepada PAM Jaya untuk pelayanan air minum secara maksimal di Jakarta, agar tidak ada lagi masyarakat yang merasa tidak terlayani," tambah Joko.
Berita Terkait
-
Bincang Santai dengan Heru Budi Malam Minggu di TIM, SMJ: Ibarat Anak Ketemu Bapak
-
Kritik Aturan Larangan Injak Rumput di Monas, Anies: Terus Buat Ditonton?
-
Gerak Cepat Pemprov DKI Tangani Aduan Warga Jakarta
-
Pengamat Apresiasi Upaya Pemprov Tangani Banjir Rob di Wilayah Pesisir Jakarta
-
Jakarta Melangkah Menuju Kota Cerdas Melalui Transformasi Digital
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan