Suara.com - DPRD DKI Jakarta mengungkapkan kegiatan usaha kuliner di Jakarta yang memiliki sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) masih minim. Bahkan, pada lingkun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saja baru 5 persen yang punya sertifikat halal.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Ismail.
Ismail mengatakan berdasarkan data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM), pelaku usaha peserta Jakpreneur sudah mencapai 370 ribu dan sebagian besarnya, yakni 220 ribu adalah pelaku usaha di bidang kuliner.
“Dari data tersebut ternyata hanya 5 persen yang mengantongi sertifikat halal. Sebagai informasi tahun 2022 lalu kita pernah menganggarkan sebanyak lima ribu pelaku usaha mendapat sertifikat halal,” ujar Ismail dalam keterangannya, Senin (13/11/2023).
Lebih lanjut, pihaknya pun mendesak Dinas PPUKM memfasilitasi para pelaku usaha bidang kuliner binaan Jakpreneur untuk mendapatkan sertifikat halal. Ia berharap dalam waktu satu tahun semua UMKM kuliner binaan DKI sudah bisa memiliki sertifikat halal.
Selain itu Ismail juga meminta program tersebut harus menjadi prioritas Dinas PPKUKM pada tahun 2024 mendatang. Ini bertujuan mempersiapkan para pelaku usaha UMKM menyambut era perdagangan bebas. Apalagi, saat ini banyak konsumen lebih memilih produk yang ada jaminan halal.
“Perlu membantu UMKM memenuhi ketentuan dari BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) agar produk yang beredar disertifikasi kehalalannya. Maka kami dari komisi B meminta agar tahun 2024 ada bantuan sertifikasi halal para pelaku usaha UMKM,” ucap Ismail.
Berdasarkan Data Dinas PPKUKM DKI Jakarta, sebanyak 7.512 pelaku usaha telah menerima sertifikat halal untuk periode 2015 hingga 2022. Pemberian sertifikasi halal itu merupakan hasil kerja sama dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat- obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).
Sedangkan Pada tahun 2023, sudah dilakukan pendampingan kepada 3.075 pelaku usaha sebagai upaya memenuhi persyaratan sertifikasi halal.
Baca Juga: Pasar Lokal Suara UMKM: Mereka Punya Produk tapi Tidak Tahu Jualnya Bagaimana
Sementara itu, Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo mengaku pihaknya sudah secara rutin melakukan, sosialisasi kepada pelaku usaha terkait kewajiban sertifikasi halal.
“Untuk tahun 2024 dianggarkan sebanyak 2025 sertifikat yang bersumber dari APBD. Kami juga selalu menganggarkan biaya-biaya yang diperlukan oleh pelaku UMKM untuk membantu mereka yang produknya harus bersertifikat halal dalam APBD serta mulai menyediakan fasilitas sertifikasi halal gratis sejak 2018,” tutur Ratu.
Berita Terkait
-
Diyakini Pro UMKM dan Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan, Gen-Z Bahas UMKM Bersama Ganjartivity
-
UMKM Pelipur Lara Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga
-
Dapat Rp 10 Juta, Ini 3 Pemenang Kompetisi Proposal Bisnis Pasar Lokal Suara UMKM
-
Pasar Lokal Suara UMKM: Mereka Punya Produk tapi Tidak Tahu Jualnya Bagaimana
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak