Suara.com - Para pendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka paling berisik saat menyambut jagoan mereka di depan Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2023) malam.
Padahal sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran telah mengimbau agar para pendukung untuk tidak datang ke Kantor KPU RI untuk menghindari bentrokan massa.
Namun pada kenyataannya, para pendukung Prabowo-Gibran yang paling banyak memadati Kantor KPU RI.
Pantauan Suara.com, para pendukung Prabowo-Gibran mulai memadati Kantor KPU RI sejak sore hari.
Mereka menyanyikan yel-yel kemenangan sembari menabuh snare drum seakan mendukung club sepak bola kesayangan.
“Syalalalalalala oh Prabowo, Syalalalalalala oh Prabowo,” kata mereka memberikan dukungan di depan KPU.
Ada juga pendukung yang membawa barongsai, lengkap dengan musik pengiring. Suasana tampak semakin meriah.
Tak hanya itu, sejumlah relawan dari Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) asuhan Hercules Rosario Marshal yang telah menyatakan mendukung Prabowo-Gibran juga terlihat di sekitar KPU dengan mengenakan seragam khas mereka lengkap dengan baret merah.
Meski demikian, para pendukung Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud MD turut hadir, namun bila mereka digabung masih kalah jumlah dengan para pendukung Prabowo-Gibran.
Baca Juga: Momen Gibran Cium Tangan Prabowo Jelang Pengundian Nomor Urut di KPU
Diimbau Tak Pelu Hadir
Sebelumnya TKN Prabowo-Gibran meminta massa pendukungnya tak perlu hadir dalam penetapan nomor urut yang akan diundi oleh KPU RI.
Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, meminta para pendukung tak perlu hadir untuk menghindari segala hal yang tidak diinginkan.
"Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, biarkan proses demokrasi ini berjalan secara alamiah, berjalan secara partisipatoris, tidak berjalan secara mobokrasi alias adanya mobilisasi yang berdalih kepada partisipasi demokrasi," ujar Nusron, Senin malam (13/11/2023).
Berita Terkait
-
Adu Kendaraan yang Hantarkan Capres-cawapres Saat Ambil Nomor Urut di Kantor KPU, Dari Bus Listrik Hingga MPV
-
Momen Gibran Cium Tangan Prabowo Jelang Pengundian Nomor Urut di KPU
-
Duduk Ditemani Didit, Prabowo Berdoa Sebelum Berangkat ke KPU Naik Bus Listrik MAB
-
Ambil Nomor Urut di KPU, Rombongan Anies-Cak Imin Berangkat dari Rumah Pemenangan Naik Mercedes Benz Sprinter
-
Ini Alasan Gibran Tunjuk Emil Dardak dan Arumi Bachsin Jadi Jubirnya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Posko THR Kemnaker Terima 1.134 Konsultasi, Hari Ini Layanan Aduan Mulai Dibuka
-
Perjuangan HAM Tak Berhenti Usai Penyerangan Andrie Yunus, KontraS: We keep moving forward, Tatakae!
-
Ajak Warga Ikut Bongkar Pelaku Teror Air Keras Aktivis KontraS, Polri: Identitas Kami Lindungi
-
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Diduga Terkait Penerimaan dari Sejumlah Proyek
-
Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota
-
Prabowo Minta Pengusaha Batu Bara dan Kelapa Sawit Prioritaskan Kebutuhan Nasional
-
Feri Amsari: Negara Harus Ungkap Pelaku Serangan Andrie Yunus atau Dianggap Bagian dari Kejahatan
-
Profil Bupati Cilacap Syamsu Auliya Rachman yang Terjaring OTT KPK, Harta Tembus Rp11 Miliar
-
Pegang Data Intelijen, Prabowo Ungkap Motif Pengamat yang Sering Sebut Indonesia Hancur
-
Bukan Cuma Bupati, KPK Tangkap 26 Orang Lainnya di OTT Cilacap