Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tidak akan mengambil alih gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang terletak di Jalan Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur. Namun, gedung tersebut akan digunakan sementara waktu karena adanya renovasi gedung Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta.
Kepala Dispora DKI Jakarta, Andri Yansyah menjelaskan, kantor Dispora DKI akan direnovasi total pada tahun 2024. Selama renovasi itu dilakukan Dispora harus mencari kantor sementara agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti.
“Kami tegaskan, kami tidak mengambil alih gedung KNPI. Kami sudah mencari tempat-tempat milik Dispora DKI untuk dijadikan kantor sementara. Kemudian, kami memilih untuk berkantor bersama KNPI di gedung KNPI selama renovasi gedung berlangsung hingga selesai nanti,” kata Andri Yansyah di Jakarta, Minggu, (26/11/2023).
Pada kesempatan tersebut, Andri juga memaparkan alasan Dispora DKI Jakarta memilih gedung KNPI sebagai kantor sementara. Kata dia, Gedung Pemuda atau biasa dikenal Gedung KNPI adalah aset Pemprov DKI Jakarta di bawah pengelolaan Dispora. Di Gedung KNPI juga masih tersedia ruang-ruang kosong yang bisa dijadikan kantor sementara bagi Dispora DKI.
“Di sana masih banyak ruang yang kosong. Jadi bisa kami gunakan sebagai kantor. Dengan kata lain, kami bisa berkantor bersama-sama dengan KNPI di gedung yang sama. Setelah rehabilitasi kantor Dispora selesai kami akan kembali ke gedung kantor kami,” ujar Andri Yansyah.
Selain itu, berkantor di gedung yang sama, diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan sinergi antara Dispora dengan KNPI dalam memajukan dan mengembangkan kepemudaan di Jakarta.
“Kami bisa lebih mudah bertemu untuk berdiskusi membahas program-program kepemudaan ke depan serta bersinergi untuk memajukan pemuda di Jakarta,” imbuhnya.
Apalagi, pada tahun 2025 mendatang, Dispora DKI telah merencanakan akan merenovasi gedung KNPI agar bisa digunakan oleh organisasi-organisasi kepemudaan lainnya. Sehingga gedung KNPI akan menjadi pusat integrasi pengembangan generasi muda di Jakarta.
Sebelum pindah ke Gedung KNPI, Andri Yansyah menerangkan pihaknya akan melakukan rehab kecil bangunan, di antaranya pengecatan ulang, serta perbaikan toilet dan ruangan yang bocor. Untuk rehab kecil ini, Dispora menyiapkan anggaran sekitar Rp 200 juta.
Baca Juga: Setahun Pimpin Ibu Kota Negara, Berikut Capaian Heru Budi Hartono
Berita Terkait
-
Target 100 Persen Layanan Air Bersih pada 2030, Pemprov DKI Tempuh Berbagai Upaya
-
Gerak Cepat Pemprov DKI Tangani Aduan Warga Jakarta
-
Maju Mundur Tilang Uji Emisi di DKI Jakarta, Bikin Aturan Kok Plin Plan Pak?
-
Pemprov DKI Juara Umum Anugerah Media Humas Tiga Kali Beruntun
-
Pemprov DKI Minta Daerah Penyangga Juga Ikut Gelar Razia Tilang Uji Emisi
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun
-
Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons
-
Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...
-
Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah
-
Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan
-
Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG
-
Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar
-
Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M
-
Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan
-
Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG