Suara.com - Cerita keajaiban ini datang dari Safina Namukwaya, nenek berusia 70 tahun asal Uganda yang melahirkan anak kembar pada Rabu (29/11/2023) waktu setempat.
Kisah tersebut disampaikan Dokter Edward Tamale Sali yang membantu kelahirannya di sebuah fasilitas medis yanng berada di Ibu Kota Kampala, tempat Safina mendapatkan perawatan kesuburan.
"Ini adalah pencapaian luar biasa, melahirkan anak kembar dari ibu tertua di Afrika yang berusia 70 tahun," katanya seperti dilansir AFP, Kamis (30/11/2023).
Sali mengemukakan kondisi ibu dan anak kembarnya yang kini dirawat di rumah sakit setempat dalam keadaan sehat wal afiat.
"Tidak ada cara untuk mengungkapkan kegembiraan saya saat ini," kata Safina.
Safina sendiri tinggal di Desa Masaka yang berjarak sekitar 120 kilometer, sebelah barat Kampala.
Diungkapkan Safina, biasanya pada usia perempuan sudah mencapai 70 tahun akan dianggap lemah dan tidak bisa melahirkan atau merawat bayi.
"Inilah keajaiban lahirnya anak kembar," katanya.
Meski begitu, tiga tahun sebelumnya, Safina mengaku telah melahirkan seorang anak perempuan, tepatnya pada tahun 2020.
Baca Juga: 70 Dokter Tangani Operasi Bayi Kembar Siam Beradu Dada Depan di Lampung
Selama ini Safina diejek sebagai wanita terkutuk yang sebelumnya dianggap gagal mendapatkan anak.
Safina sendiri pernah mengalami kemalangan di tahun 1992 saat sang suami pertamanya meninggal dunia. Kala sang suami meninggal, Safina tidak memiliki anak.
Namun takdir berkata lain, pada tahun 1996 ia bertemu dengan pasangannya yang saat ini masih mendampinginya.
Meski begitu, Safina mengaku kecewa dengan pasangannya tersebut, sebab hingga dirinya melahirkan belum datang menjenguknya ke rumah sakit.
"Mungkin dia tidak senang saya melahirkan anak kembar karena para pria tidak ingin tahu Anda mengandung lebih dari satu anak dalam kandungan karena takut akan tanggung jawab yang menyertainya."
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku