Suara.com - Presiden Jokowi mengapresiasi kerja keras dan kecepatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) atas pembangunan berbagai infrastruktur. Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu prioritas utama Presiden Joko Widodo selama sembilan tahun pemerintahannya hingga saat ini.
"Selamat menperingati Hari Bhakti PUPR ke-78, Dirgahayu PUPR. Kementerian PUPR itu biasanya paling mendahului di dalam realisasi anggaran. Januari itu pasti sudah mulai karena kontraknya sebelumnya. Itu yang saya lihat, dibanding dengan kementerian yang lain selalu mendahului, itu yang bagus, Januari sudah langsung mulai," kata Presiden pada acara Silaturahmi Presiden Republik Indonesia dengan Para Penggiat Infrastruktur, Senin, (4/12/ 2023).
Dikatakan Jokowi, pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan secara besar-besaran sejak tahun 2014 membuat daya saing Indonesia meningkat. Dalam IMD Global Competitiveness Index bidang infrastruktur, peringkat Indonesia meningkat dari 54 pada tahun 2014 mejadi peringkat 51 pada saat ini.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, dari 170 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditugaskan kepada Kementerian PUPR, sampai dengan tahun 2023 telah dapat diselesaikan 99 PSN, seperti telah diselesaikan 42 bendungan, 2.143 km tambahan jalan tol, dan 1,3 juta hektare jaringan irigasi baru.
"Sebanyak 40 PSN lainnya akan diselesaikan tahun 2024 dan sisanya setelah tahun 2024. Untuk Pembangunan prasarana dasar di Ibu Kota Nusantara (IKN) saat ini, progres fisik jalan tol, bendungan, perkantoran pemerintah, sumbu kebangsaan, Kantor dan Istana Presiden telah mencapai 60%, sehingga rencana peringatan Kemerdekaan RI ke-79 pada tahun 2024 Insha Allah akan dapat dilaksanakan di IKN," kata Basuki.
Sedangkan untuk infrastruktur kerakyatan,Basuki mengatakan telah dapat dibangun 583 jembatan gantung dari 2016 hingga 2023 dan tambahan 70 jembatan gantung lagi di 2024.
"Khusus untuk pembangunan pasar, kami laporkan telah selesai (2018 – 2023) sebanyak 29 pasar. Selanjutnya sesuai dengan perintah Bapak Presiden untuk tahun 2023-2024 akan dilanjutkan dan dituntaskan pembangunan 30 pasar. Secara keseluruhan untuk kegiatan padat karya tunai di semua sektor PUPR, sejak 2016 hingga 2023 telah menyerap lapangan kerja bagi lebih dari 5,4 juta orang," kata Basuki.
Keberhasilan pembangunan infrastruktur yang telah selesai dilaksanakan, dikatakan Menteri Basuki dapat diwujudkan karena adanya sinergi dan kerjasama, serta dukungan yang sangat baik dari Kementerian dan Lembaga terkait.
"Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Ibu Menteri Keuangan atas dukungan penyediaan anggaran serta kelancaran pengurusan dokumen anggaran, termasuk mekanisme pengadaan lahan oleh LMAN. Juga kepada Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang telah memberikan prioritas dalam pemanfaatan kawasan hutan untuk pembangunan infrastruktur bendungan, jalan tol dan IKN," kata Basuki.
Baca Juga: Presiden Jokowi Beri Ajudan Pribadinya ke Prabowo, Sinyal Dukungan di Pilpres 2024?
Ucapan terima kasih juga disampaikan khusus Menteri Basuki kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala BPN yang selalu memberi perhatian khusus dalam penyelesaian pembebasan lahan. Lalu Menteri BUMN yang juga selalu melakukan pembinaan pengusahaan BUMN Karya untuk dapat berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang lebih baik, Menteri Perhubungan sebagai sesama mitra kerja Komisi V DPR RI dalam meningkatkan konektivitas nasional, termasuk pengaturan kelancaran Mudik Lebaran dan Hari Libur Nataru.
Serta tentunya kepada Bapak Jaksa Agung, Kapolri dan Kepala BPKP yang terus menerus mengawal pelaksanaan pembangunan infrastruktur untuk dapat mencegah penyelewengan dan meningkatkan tata kelola, serta Kepala Otorita IKN yang secara intensif berkoordinasi dan bersinergi dalam mempercepat pembangunan prasarana dan sarana, serta masuknya investasi di IKN.
Acara Silaturahmi dengan Bapak Presiden dengan penggiat infrastruktur diikuti oleh 250 orang dari berbagai kalangan mitra Kementerian PUPR
Berita Terkait
-
Jokowi: Piala Dunia U-17 Berdampak Positif Bagi Persepsi Citra Indonesia di Mata Dunia
-
Presiden Marahi Eks Ketua KPK soal Kasus e-KTP? Ini Sederet Kontroversi Jokowi Jelang Akhir Jabatan
-
Megawati Kritik Ungkit Penguasa seperti Orba, Begini Hubungan Jokowi dengan Ketum PDIP versi Stafsus Presiden
-
Bantu Tepis Isu Ganjar Tak Bakal Lanjutkan Program Jokowi, Siti Atikoh Buka Suara
-
Gibran Rakabuming Dihina Anak Haram, Respons Mas Wali Jadi Sorotan
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
Terkini
-
Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang
-
Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan, Dorong Investasi Karbon
-
Tetap Komit Jaga Perdamaian: RI Desak PBB Investigasi Serangan di Lebanon, Minta Israel Setop Agresi
-
Prabowo Bertemu Presiden Korsel, Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Pertahanan, hingga AI
-
Selamat Tinggal Donald Trump, Amerika Serikat Mulai Dijauhi Teman Dekat yang Tolak Perang
-
Update Perwira TNI Wafat di Lebanon: PBB Ungkap Bukti Serangan Tank Israel
-
Teknologi Penangkap Gas di Peternakan Bisa Picu Emisi Besar Jika Bocor, Bagaimana Solusinya?