Suara.com - Permukiman padat penduduk di Jalan Kramat Kwitang RT 05, 06 RW 04, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat pada Senin (18/12/2023) diamuk si Jago Merah.
Asep menjadi salah satu warga yang rumahnya ludes terbakar. Peristiwa nahas dari kebakaran itu baru diketahuinya setelah mendapat telepon dari anaknya. Ia pun bergegas pulang setelah mendapat kabar tersebut.
"Habis semua perabotan saya, ada alat elektronik, sepeda, uang simpanan, serta baju-baju," kata Asep dikutip dari Antara, Senin.
Dalam insiden kebakaran itu, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Pusat menerjunkan 14 unit mobil pemadam ke lokasi.
"Kita menerjunkan 14 unit mobil damkar dari Jakarta Pusat beserta 70 personel untuk memadamkan api di kawasan perumahan di Kwitang," kata Kasudin Gulkarmat Asril Rizal.
Berdasarkan laporan Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, petugas menerima berita kebakaran pukul 06.35 WIB dari warga setempat.
Petugas damkar tiba di lokasi sekitar pukul 06.45 WIB dan area terbakar berhasil didinginkan pukul 07.40 WIB.
Asril menduga kebakaran berasal dari korsleting listrik dari salah satu rumah warga. Saat ini, petugas sudah memasuki tahapan pendinginan di lokasi.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Senen, Iptu Asep Dadang mengatakan hasil pendataan rumah yang terbakar saat ini ada 13 rumah.
Baca Juga: Tenan Makanan di Food Hall Lippo Mal Puri Indah Kebakaran, Diduga Akibat Korsleting Listri
Polisi juga akan mengirim petugas dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri guna mengetahui asal api.
"Saat ini dugaan korsleting listrik. Nanti kita dalami asal muasal api dengan menurunkan personel Puslabfor," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tenan Makanan di Food Hall Lippo Mal Puri Indah Kebakaran, Diduga Akibat Korsleting Listri
-
Berawal dari Kontrakan Tukang Rokok, Kampung Padat Penduduk di Manggarai Jaksel Ludes, 2 Warga jadi Korban
-
Kebakaran Landa Pemukiman Padat di Manggarai
-
Apes! Lagi Pulas Tidur di Kamar, Remaja di Cijantung Tewas Terpanggang
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender