Suara.com - Prabowo Subianto hadir dalam acara Silaturahmi dan Doa Bersama dengan Ulama dan Tokoh Aceh dalam rangka Mengenang 19 Tahun Tsunami Aceh. Ia hadir untuk memenuhi undangan sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) RI.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, sudah hadir lebih dulu Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beserta Sekretaris Jenderal Partai Demokrat sekaligus Wakil Ketua Komisi I DPR Teuku Riefky Harsya.
Adapun Prabowo datang setelahnya jam 10.20 WIB. Kedatangan Prabowo bersama SBY dan AHY itu disambut riuh warga Aceh yang hadir di Hotel Hermes.
SBY dan Prabowo kemudian menuju holding room sebelum menuju ruang tempat dimulinya acara. Prabowo yang sebelumnya tiba mengenakan pakaian safari khas yang biasa digunakan, kini berganti busana dengan menggunakan batik warna coklat lengan panjang.
Prabowo bersama SBY dan AHY kemudian menuju ruang tempat pelaksanaan acara. Di dalam ruangan, baik SBY maupun Prabowo kemudian menyalami sejumlah ulama dan tokoh Aceh.
SBY kemudian mempersilakan Prabowo duduk di sisi kirinya. Prabowo yang melihat SBY mempersilakannya duduk, langsung menghampiri kursi di sisi kiri SBY.
"Saya di kiri bapak," kata Prabowo.
Sementara itu, AHY duduk di sisi kanan ayahnya. Tidak lama setelah itu, acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran.
Sebelumnya, AHY, mengatakan peringatan 19 Tsunami Aceh sekaligus dilakukan berdama dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama.
Baca Juga: Bareng SBY, Menhan Prabowo Bakal Hadir di Peringatan 19 Tahun Tsunami Aceh
"Hari ini kita peringati bersama dengan seluruh elemen masyarakat, tokoh agama. Kita mengundang ulama tersebut untuk hadir sama-sama memperingati tsunami dan perdamaian dan kita spesial mengundang Prabowo Subianto sebagai Menhan," kata AHY.
"Kita sama-sama memiliki niat yang sama datang kembali ke Aceh ini sebuah momentum yang baik," sambungnya.
Peringati 19 Tahun Tsunami Aceh
Menhan akan berkegiatan bareng dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Aceh. Keduanya akan hadir dalam acara peringatan tsunami Aceh.
Agenda Prabowo tersebut dibenarkan Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid. Nusron menegaskan kehadiran Prabowo di acara tersebut dengan kapasitasnya sebagai Menhan.
"Ya betul. Besok dalam kapasitas sebagai Menhan bersama Presiden ke-6 SBY, ada acara di Aceh. Kegiatan betul peringatan 19 tahun Tsunami Aceh," kata Nusron kepada wartawan, Senin (25/12/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura