“Pertimbangan etis dalam penerapan AI sangat penting untuk membangun kepercayaan konsumen, mematuhi peraturan, dan memastikan praktik yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Perusahaan tidak hanya harus mengutamakan keuntungan tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai etika ketika memanfaatkan AI dalam usahanya," kata Lukas.
Langkah Yandex
Sebagai perwakilan Yandex, Alexander Popovskiy menampung masukan-masukan perihal etika dan kebijakan yang berlaku di Indonesia perihal AI. Yandex sendiri memiliki alat yang berbasis AI, salah satunya YandexGPT.
Yandex mengembangkan solusi kecerdasan buatan, seperti dalam pengambilan keputusannya harus aman, mematuhi standar keselamatan dan menciptakan konten yang tidak memihak. Sehingga teknologi tetap akurat tapi masih mencerminkan realitas yang ada.
Menurut Popovskiy, sebenarnya di negara asalnya, Rusia juga telah ada kode etik semacam ini. Kode etik AI itu dikembangkan oleh aliansi perusahaan teknologi Rusia, negara, komunitas ilmiah, dan lembaga publik.
Hal ini dimaksudkan untuk memberi rekomendasi dalam pengambilan keputusan etis saat membuat dan menggunakan AI. Sehingga meminimalkan penggunaan AI yang tidak etis, dan membantu mengatur hubungan antara manusia dan perusahaan yang mengembangkan solusi AI.
"Saat membuat dan melatih model pembelajaran mesin, para insinyur mengandalkan berbagai prinsip, dan yang paling penting adalah keamanan. Tentu saja, keakuratan jawaban dan kegunaan jaringan saraf secara umum juga penting, namun keamanan selalu menjadi yang terdepan," ungkap Popovskiy.
"Kapan waktu yang tepat bagi AI untuk menjawab, dan kapan AI sebaiknya menahan diri untuk tidak memberikan tanggapan? Apa yang etis dan benar? Bagaimana cara menciptakan solusi yang benar-benar berguna? dan teknologi komprehensif tanpa mengorbankan keselamatan? Di Yandex, kami sangat peduli dengan pertanyaan-pertanyaan ini. Kami terus menyempurnakan model kami agar tidak hanya berguna dan efektif bagi pengguna kami tetapi juga aman," imbuhnya.
Seminar AI semacam ini akan berlanjut di tahun depan 2024. Rencananya, kampanye serupa akan digelar di beberapa universitas-universitas di Jakarta dan Bandung.
Baca Juga: Perayaan Natal Nasional 2023, Menteri Kominfo Gaungkan Kerukunan Beragama
Perlu diketahui, Yandex adalah perusahaan teknologi internasional yang menciptakan produk dan layanan cerdas yang didukung oleh pembelajaran mesin. Tujuan perusahaan adalah membantu konsumen dan bisnis menavigasi dunia online dan offline dengan lebih baik.
Perusahaan ini telah berdiri sejak tahun 1997 dan terus menghadirkan layanan pencarian dan informasi kelas dunia yang relevan secara lokal.
Selain itu, perusahaan ini telah mengembangkan layanan transportasi on-demand, produk navigasi, dan aplikasi seluler lainnya yang terdepan di pasar bagi jutaan konsumen di seluruh dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?