Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menggelar acara pawai seni dan budaya bertajuk Jakarnaval di Monumen Nasional atau Monas, Jakarta Pusat, Minggu (31/12/2023). Namun, acara ini justru molor alias ngaret dari jadwal.
Kegiatan Jakarnaval dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Bahkan, sejak pukul 20.00 WIB juga barisan pawai Jakarnaval juga sudah berbasis siap untuk memulai kegiatan.
Acara yang menjadi salah satu rangkaian perayaan malam tahun baru 2024 ini malah tak kunjung dimulai hingga pukul 22.0 WIB.
Seharusnya, Jakarnaval dibuka oleh Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Namun, pantauan Suara.com, Heru tak kunjung muncul meski masyarakat sudah menanti.
Salah seorang pengunjung bernama Tegar mengaku kecewa lantaran molornya jadwal Jakarnaval.
"Sengaja datang memang katanya mau ada pawai (Jakarnaval). Mau lihat. Tapi ini enggak mulai-mulai," ujar Tegar.
Bahkan, Tegar bersama temannya sampai terpaksa duduk di aspal karena pegal berdiri terlalu lama.
"Iya lama banget ini. Mau pergi juga sudah ramai banget," ungkapnya.
Liza, pengunjung lainnya akhirnya memilih meninggalkan panggung awal tempat dimulainya Jakarnaval karena terlalu lama.
Baca Juga: Jelang Pergantian Tahun 2024, Masyarakat Mulai Padati Kawasan Monas
"Ini mau pergi saja ke Bundaran HI. Lama banget, engap (panas) soalnya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?