Suara.com - Drone Emprit melakukan analisa terhadap percakapan warganet di platform X saat debat calon presiden (capres) ketiga pada Minggu (7/1/2024) malam.
Capres Anies Baswedan, menurut Ismail Fahmi, founder Drone Emprit, mendapat sentimen positif sebesar 71 persen dari warga Twitter.
Sentimen netral untuk Anies Baswedan sebesar 6 persen dan sentimen negatif sebesar 23 persen. Jumlah penulis aktif mengenai Anies sebanyak 106,016.
Ada sejumlah hal positif yang ditulis netizen untuk Anies Baswedan berdasarkan hasil analisa Drone Emprit. Pertama, Anies mendapat julukan El Chef dan disebut berikan serangan keras di awal debat.
Lalu kata dia, warganet mengapresiasi Anies dan Cak Imin yang melaksanakan live di TikTok. Anies juga mendapat sorotan saat serang Prabowo dengan memberikan nilai 11 dari 100 pada kinerja Menhan.
Sentimen positif lainnya adalah Anies mendapatkan apresiasi di poin south – south leadership dan mendapat sorotan pada acara Desak Anies di Gorontalo.
Publik juga, kata Ismail Fahmi, memberikan atensi pada sikap Ganjar bersama Anies yang serang Prabowo jelang akhir debat.
Sentimen positif selanjutnya adalah mengemukanya narasi Indonesia Absent no more Respected Forever dari Anies Baswedan dan Anies mendapatkan simpati lewat viralnya pendukung 02 yang teriakan hujatan pada Anies.
Tidak hanya sentimen positif, Anies Baswedan juga mendapat sentimen negatif. Ismail mengatakan, Anies dianggap arogan karena serang personal Prabowo.
Baca Juga: Anies Baswedan Dijadwalkan Berkunjung ke Sibolga-Tabagsel, Berikut Agendanya
Lalu muncul narasi jika posisi Anies di DKI1 adalah berkat kekayaan dan bantuan Prabowo.
Publik juga mempertanyakan statemen Anies yang menyebut jika diplomat Indonesia hanya datang dan duduk diam diforum maupun undangan internasional.
Sentimen negatif lain adalah netizen menyoroti serangan Prabowo yang meminta Anies perhatikan etika saat ajukan pertanyaan soal etik.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Dijadwalkan Berkunjung ke Sibolga-Tabagsel, Berikut Agendanya
-
Jokowi Sebut Data Pertahanan Rahasia Tak seperti Toko Kelontong, Anies: Bisa Dibuka, Simple
-
Alissa Wahid Bantah Anies Baswedan, Puji Peran Jokowi di Dunia Internasional
-
Mahfud MD Pernah Jadi Menteri Pertahanan, Tidak Sependapat Dengan Presiden Jokowi
-
Debat Ketiga Capres, Najwa Shihab Sebut Anies Paham Cara Pancing Emosi Prabowo
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi
-
Prabowo Batal Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora, Rais Aam Juga Tak Hadir
-
Rhenald Kasali Ingatkan Media: Jangan Jadi Budak Algoritma, Engagement Bisa Pengaruhi Kebijakan