Suara.com - Capres Ganjar Pranowo kini memiliki ikon baru dalam safari politik, yakni tokoh film kartun film Penguins of Madagascar.
Sebelumnya, capres nomor urut 03 itu membuat heboh netizen lewat postingan GIF penguin yang diposting lewat akun Twitter atau X miliknya, @ganjarpranowo.
Mulanya, Ganjar menimpali komentar netizen dengan akun X @dayxixi, yang memintanya untuk kembali melakukan live di akun sosial media.
"Pak @ganjarpranowo, nnti mlem live tiktok lagi dunkkk kmrenn gak live trnyataaa," katanya.
Permintaan netizen tersebut dengan sigap langsung direspon Ganjar dengan gambar kartun penguin dari serial Penguins of Madagascar dan kata "SiAAAAPP".
Tanggapan tersebut rupanya bikin heboh di mesia sosial X. Tak lama setelah diposting, unggahan itu langsung dikomentari oleh 3000 akun, di repost 14.000 dan mendapat like sebanyak 21.000, dan 5,6 juta tayangan.
Padahal, tanggapan Ganjar tersebut baru saja diposting pada Jumat (5/1/2024) pukul 19.00 WIB.
Dilansir dari ANTARA, munculnya film kartun 'Penguins of Madagascar' sendiri memiliki cerita panjang.
Penguins of Madagascar awalnya merupakan tokoh-tokoh pembantu dari film animasi terkenal Madagascar (2005, yang berlanjut dengan Madagascar: Escape 2 Africa tahun 2008 dan Madagascar 3: Europe Most Wanted pada tahun 2013).
Baca Juga: Bagi-bagi Voucher Internet di CFD Solo Berbuntut Panjang, Ganjar Pranowo Resmi Dilaporkan ke Bawaslu
Namun, karena keempat tokoh pinguin (Selain Skipper dan Kowalski terdapat Private dan Rico), dalam serial Madagascar itu dinilai menggemaskan dan mampu membawa tawa penonton, maka perusahaan pembuat Madagascar, yaitu Dreamworks Animation, memutuskan untuk membuat film khusus untuk keempat pinguin tersebut.
Dalam 'Penguins of Madagascar'. penonton dapat melihat asal mula dari keempat pinguin itu yang awalnya berasal dari Antartika.
Skipper, yang tidak ingin bersikap mengikuti 'kehendak alam' seperti pinguin lainnya, mengajak pinguin lainnya untuk berpetualang melihat dunia baru yang belum pernah dilihat oleh pinguin lainnya di dunia.
Petualangan mereka di film berdurasi 92 menit itu dimulai ketika mereka berempat berupaya menerobos Fort Knox yang merupakan benteng utama penyimpan simpanan batangan emas milik pemerintah Amerika Serikat.
Mereka berupaya memasuki Fort Knox bukanlah untuk mengambil persediaan batangan emas AS, tetapi untuk mengambil 'Dibble', penganan yang dijual dalam kantong plastik kemasan dalam mesin penjual makanan yang terdapat di dalam benteng tersebut.
Tidak disangka-sangka, mesin penjual "Dibble" itu ternyata merupakan seorang gurita yang sedang menyamar, yaitu Dave (John Malkovich).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional